KAI Daop 4 Semarang Tingkatkan Keandalan Prasarana Hadapi Nataru

- Reporter

Minggu, 1 Desember 2024 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Menyambut periode angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang telah menyiapkan berbagai upaya guna memastikan perjalanan kereta api yang nyaman, tepat waktu, dan aman.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa komitmen KAI untuk memberikan pelayanan terbaik diwujudkan melalui peningkatan keandalan prasarana kereta api.

“Prasarana yang handal menjadi fondasi utama dalam menjaga kelancaran operasional kereta api, terutama selama masa angkutan Nataru yang diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang,” ungkapnya.

Dalam upaya meningkatkan keandalan jalur, KAI Daop 4 Semarang telah memulai penggantian rel baru sepanjang 106.875 meter sebelum Nataru. Langkah ini diambil untuk meningkatkan stabilitas lintasan, mengurangi potensi gangguan, serta memastikan perjalanan kereta lebih mulus dan aman.

Baca Juga :  Digosipkan dengan Pemain Timnas, Jennifer Coppen Pilih Jadi Janda

“Penggantian rel ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga memastikan penumpang merasakan perjalanan yang lebih nyaman dan tenang,” tambah Franoto.

Sebanyak 19 wesel telah diganti di berbagai stasiun, termasuk Pemalang, Sedadi, Petarukan, Gundih, Brumbung, dan Alastua. Wesel adalah komponen vital yang memungkinkan kereta berpindah jalur dengan aman. “Dengan penggantian wesel ini, kami meminimalkan risiko gangguan operasional serta meningkatkan kecepatan dan efisiensi perpindahan jalur, terutama di stasiun-stasiun padat penumpang,” jelas Franoto.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap kelestarian lingkungan, KAI Daop 4 Semarang mengganti bantalan kayu dengan bantalan sintetis. Hingga kini, 4.102 bantalan kayu di 29 jembatan telah diganti.

“Bantalan sintetis tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga lebih tahan lama dan efektif meredam kebisingan, memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang,” kata Franoto.

Baca Juga :  Pengusaha Roster di Semarang Terbantu Pembayaran dengan QRIS, Cepat dan Tidak Bingung Mikir Kembalian

Bantalan sintetis, teknologi yang pertama kali dikembangkan di Jepang, menawarkan keunggulan seperti daya tahan terhadap bahan kimia, usia pakai lebih dari 50 tahun, dan biaya perawatan yang lebih rendah.

Selain itu, KAI Daop 4 Semarang juga menambah 30.012 meter kubik batu ballast atau batu kricak di sepanjang jalur. Batu ballast ini sebelumnya dicuci untuk memastikan kebersihan dan keawetannya.

“Penambahan batu ballast bertujuan meningkatkan stabilitas dan daya tahan jalur KA, serta mengurangi potensi kerusakan akibat cuaca ekstrem,” tambah Franoto.

Dengan berbagai peningkatan ini, KAI Daop 4 Semarang optimis menghadapi masa angkutan liburan Nataru dengan kesiapan maksimal.

“Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta keandalan perjalanan kereta api, memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan,” tutup Franoto.*

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ahmad Luthfi Andalkan Kepastian Hukum untuk Dongkrak Investasi Jawa Tengah
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
17.500 Pedagang Bakso Jateng Didorong Naik Kelas, Sertifikasi Halal Dipercepat
BPD Harus Bertransformasi, Luthfi Tekankan Peran Strategis Lewat KUR Mikro
Ahmad Luthfi Dorong Kadin Perkuat Peran Tangani Kemiskinan Ekstrem Jateng
Jateng Siapkan Mega Farm Sapi Perah Terbesar, Dorong Swasembada Susu Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 13:49 WIB

Ahmad Luthfi Andalkan Kepastian Hukum untuk Dongkrak Investasi Jawa Tengah

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Jumat, 17 April 2026 - 14:08 WIB

BPD Harus Bertransformasi, Luthfi Tekankan Peran Strategis Lewat KUR Mikro

Berita Terbaru