Gus Yasin Perkuat Ekonomi Santri Melalui Koperasi dan Budidaya Lele

- Reporter

Jumat, 17 April 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terus melakukan berbagai upaya untuk membangun kemandirian ekonomi santri di wilayah, salah satunya melalui pemberdayaan koperasi pondok pesantren.

Wujudnya adalah kegiatan Bimbingan teknis (Bimtek) Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren sebagai Pendidikan Sosial dan Ekonomi Santri, yang diselenggarakan di Auditorium Pesantren Maslakul Huda Pati pada Jumat, 17 April 2026.

Kegaiatan yang diikuti oleh utusan dari 20 pesantren yang berada di wilayah Pati dan sekitarnya ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen. Bimtek kali ini difokuskan pada budi daya ikan lele.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Ajak Santri Bangun Pondasi Kepemimpinan Sejak di Pesantren

Menurut Taj Yasin, pesantren tidak boleh hanya berfungsi sebagai pendidikan saja. Namun, juga harus memiliki fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat. Ketiganya, tidak akan bisa berjalan tanpa adanya kemandirian ekonomi.

Karenanya, pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah ini sangat penting. Kegiatan ini juga sebagai upaya agar pesantren dapat turut andil dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

“Harapannya ini bisa berjalan terus, dan tentu saja istiqomah,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin berpesan agar para santri menguasai teknologi, supaya dalam menjalankan usahanya bisa berjalan secara maksimal.

Baca Juga :  Wagub Jateng Ajak DEMA UIN Walisongo Jadi Motor Solusi Daerah

Tokoh yang yang akrab disapa Gus Yasin ini juga berharap bimtek memberikan pelatihan dalam hal pemasaran. Jika terjadi over produksi, ada langkah yang akan dilakukan dalam mencari pasar di tempat-tempat yang lebih luas.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Maslaul Huda, Abdul Ghaffar Rozon mengatakan, Bimtek bertujuan agar menggugah para santri untuk menjadi enterpreneur pertanian dan peternakan.

“Harapannya, para santri bersedia menjadi enterpreneur pertanian dan perikanan. Dan menjadi salah satu pondasi kemandirian, baik kemandirian personal maupun pesantren,” ujarnya.*

Berita Terkait

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya
Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya
Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru