Kementerian PUPR dan Pemprov Jateng Kolaborasi Percepat Penanganan Banjir Semarang–Demak

- Reporter

Rabu, 29 Oktober 2025 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Tiga usulan Gubernur Ahmad Luthfi dalam penanganan banjir di Kota Semarang dan Demak langsung disetujui oleh Kementerian PUPR. Ketiganya langsung dieksekusi dengan tujuan menyedot air genangan banjir di sejumlah kecamatan di dua wilayah tersebut.

Usulan pertama yang langsung di ACC oleh Dirjen SDA Kementerian PUPR adalah penambahan pompa. Analisa Pemprov Jateng, kelurangan pompa menjadi titik krusial penanganan banjir. Pompa bakal ditempatkan di Sayung Demak dan Kota Semarang.

“Kami minta penambahan pompa. Untuk segera mengeringkan genangan, agar masyarakat bisa beraktifitas sebagaimana biasanya,” kata Ahmad Luthfi dalam acara percepatan penanganan banjir Semarang dan Demak di Ruang Kerja Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 29 Oktober 2025.

Permintaan kedua yang juga disetujui adalah normalisasi sungai-sungai yang menjadi tanggung jawab Kementerian PUPR. Sungai tersebut memberikan andil dalam mengalirkan air dari genangan di Sayung, Kaligawe dan Genuk.

Menurut Ahmad Luthfi, normalisasi penting karena bisa saja curah hujan bertambah tinggi jelang Desember 2025 hingga Januari 2026. Maka normalisasi sebagai antisipasi banjir jangka menengah dan panjang. Hal ini juga langsung disetujui Dirjen SDA. Ketiga adalah pengerukan Kolam Retensi Terboyo agar daya tampung tidak berkurang.

Baca Juga :  Gus Yasin: Kisah Wali Perlu Dikemas Modern melalui Teknologi AI

Dirjen SDA KemenPU, Dwi Purwantoro, memastikan pemerintah pusat siap menindaklanjuti usulan Gubernur Jateng. Di antaranya, usulan pompa tambahan sebanyak 5 buah dengan total kapasitas 2000 liter per second.

“Kami mendukung penuh langkah Pak Gubernur. Di Demak kami tambah lima pompa. Kemudian usulan pengerukan Kolam Retensi Terboyo dan normalisasi sungai-sungai di Semarang untuk meningkatkan kapasitas tampung air dan memperlancar aliran ke laut. Pompa 5×500 akan kita datangkan dari Jakarta, Surabaya maupun dari Solo dalam minggu ini. Pompa termasuk yang di Muktiharjo juga akan kita ganti,” ujarnya.

Dirjen menambahkan, tim teknis dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng–DIY telah berkoordinasi di lapangan untuk mengintegrasikan pekerjaan pompa, kolam retensi, dan sistem drainase.

Baca Juga :  Ketum MUI: Mubaligh Harus Jadi Teladan Berantas Kemungkaran

“Kementerian akan mengupayakan penggantian pompa eksiting yang sudah berumur lebih dari lima tahun. Kita siapkan 2026. Harapan Pak Gubernur kita selesaikan semua,” tegasnya.

Berdasarkan data BBWS Pemali Juana, total kapasitas pompa yang dikerahkan di empat titik utama penanganan banjir di Kota Semarang (Sringin, Terboyo, Tenggang, dan Pasar Waru) mencapai 30.360 liter per detik.

Sementara itu, dari BBPJN Jateng-DIY sesang membuat sodetan Sungai Sayung yang akan memiliki panjang sekitar 168 meter. Lama pengerjaan selama 65 hari dengan nilai anggaran mencapai Rp 6,4 miliar bersumber dari APBN.

Di sodetan itu akan dibangun rumah pompa menuju Kolam Retensi Terboyo dengan jumlah 2 unit pompa kapasitas masing-masing 50 liter per detik. Menurut Dirjen SDA, akan mengurangi banjir yang menggenangi jalan nasional.

Untuk mendukung sistem drainase, BBPJN juga memperlebar saluran sementara (temporary channel) dari 10 meter menjadi lebih lebar, serta melakukan pembongkaran aramco di muara Sungai Babon guna memperbesar kapasitas aliran air.***

Berita Terkait

Menko Polkam Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Perangi Narkotika Demi Indonesia Emas 2045
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata “Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah”
Danamon Prasmul EduWealth Resmi Diluncurkan, Perkuat Perencanaan Pendidikan Masa Depan Anak
Pemerintah RI Kirim Menko Polkam ke Doha, Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Mantan Emir Qatar
Menko Polkam Pastikan Penanganan Kasus Korupsi Sesuai Aturan dan Berkeadilan
Menko Polkam Motivasi Siswa Dikmaba TNI dan Calon Manajer KDKMP di Rindam I/Bukit Barisan
Menko Polkam Ingatkan Bahaya Disinformasi bagi Masa Depan Generasi Muda
Kunjungi Natuna, Menko Polkam Tegaskan Peran Strategis Prajurit di Wilayah Perbatasan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:43 WIB

Menko Polkam Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Perangi Narkotika Demi Indonesia Emas 2045

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:54 WIB

Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata “Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah”

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:01 WIB

Danamon Prasmul EduWealth Resmi Diluncurkan, Perkuat Perencanaan Pendidikan Masa Depan Anak

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:19 WIB

Pemerintah RI Kirim Menko Polkam ke Doha, Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Mantan Emir Qatar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:44 WIB

Menko Polkam Pastikan Penanganan Kasus Korupsi Sesuai Aturan dan Berkeadilan

Berita Terbaru