Kerja Sama Strategis, Jateng Kantongi Investasi Rp 62,3 Triliun

- Reporter

Sabtu, 29 November 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah berhasil menggaet investasi dari para pengusaha dari Malaysia dan Fujian, China. Investasi tersebut bahkan sudah ditandatangani melalui Letter of Intent (LoI) dengan nilai total Rp 62,3 triliun.

Nilai itu hasil kerja terkoordinasi antara Pemprov Jateng dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai menghadiri acara pengukuhan Prof Dr Ir Adies Kadir sebagai Profesor Kehormatan, dalam rapat senat terbuka Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Sabtu, 29 November 2025.

“Totalnya ada Rp 62,3 triliun. Dari Malaysia sekitar Rp 6,9 triliun, dan dari Fujian, China, mencapai Rp 55,4 triliun,” ujar Ahmad Luthfi.

Dijelaskan, Provinsi Fujian, China, yang sudah 20 tahun menjadi ‘sister province’ Jawa Tengah, menyampaikan komitmen investasi besar mencakup berbagai sektor.

Mulai dari pembangunan jalan, pendirian pabrik beton dan material konstruksi, industri komponen mobil, hingga infrastruktur perumahan. Perusahaan barang pecah belah serta industri energi terbarukan, seperti solar panel, juga masuk di dalamnya.

Baca Juga :  UMP Jawa Tengah 2026 Ditetapkan Rp 2,32 Juta, Dunia Usaha Diminta Patuh

“Mereka tertarik ke Jawa Tengah karena tenaga kerja kita kompetitif. Daerah kita padat modal dan padat karya, serta iklim investasinya nyaman. Perizinan juga kita permudah, meskipun mereka PMA. Semua akan kita kawal,” kata Gubernur.

Selain investasi, sejumlah kerja sama bidang pendidikan juga berhasil dibukukan. Salah satunya kesepakatan beasiswa dan magang SMK bidang IT, antara Jateng dan perusahaan Ruijie Network, China.

Kerja sama ini dimotori Dinas Pendidikan. Pertukaran pelajar antara Provinsi Fujian dan Jawa Tengah juga diperkuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama di sektor vokasi.

“Kita siapkan sekolah vokasi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil. Apa yang dibutuhkan industri, itu yang kita latih,” tegasnya.

Gubernur juga mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Fujian berkomitmen membuka penerbangan langsung Fujian–Semarang. Namun realisasi rute masih terkendala panjang landasan pacu bandara.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Cek Harga Pangan dan Stok di Pasar di Sragen

Hal ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat dan Angkasa Pura, agar runway Bandara Internasional Ahmad Yani bisa segera diperpanjang.

Sementara itu, untuk jalur laut, Pelabuhan Tanjung Emas saat ini sudah memiliki rute langsung ke Fujian dengan frekuensi dua minggu sekali.

Kendati demikian, revitalisasi pelabuhan tetap dibutuhkan agar layanan semakin optimal. Pemprov Jateng, kata Gubernur, sudah bersurat ke Kementerian Perhubungan terkait kebutuhan revitalisasi tersebut.

Dari sisi perdagangan, Gubernur juga menyebut adanya kerja sama antara Asian Trade, Tourism and Economic Council (ATTEC) bersama para pengusaha Asia untuk mendorong peningkatan investasi di Jawa Tengah. Upaya ini dimotori Kadin dan Hipmi.

Ia optimistis seluruh kerja sama ini akan memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai magnet investasi baru di kawasan regional.

“Dengan semua dukungan ini, investasi, pendidikan, konektivitas, dan SDM Jawa Tengah kita targetkan jadi pusat investasi baru,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata
AMDATARA Tanam Bibit Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Jawa Tengah
KEK Kendal Moncer, Ahmad Luthfi Bidik Investor Singapura untuk Kawasan Industri Baru di Jateng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:16 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:53 WIB

Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:08 WIB

Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terbaru