Malaysia Bidik Investasi Energi dan Infrastruktur, Jateng Tawarkan Beragam Proyek Strategis

- Reporter

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Minat investor asing terhadap Jawa Tengah terus menguat. Setelah investor Tiongkok, Singapura, Hongkong, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Australia, Prancis, Belanda, Pakistan, dan Brunei Darussalam, tertarik dengan Jawa Tengah, kini investor Malaysia yang kecantol.

Delegasi The Marq International SDN BHD asal Kuala Lumpur, Malaysia, menemui Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, untuk menjajaki peluang investasi di sejumlah sektor strategis, mulai dari energi terbarukan dan geothermal, hingga pertanian serta infrastruktur.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (8/6/2026) itu, menjadi langkah awal sebelum delegasi investor melakukan kajian lapangan selama dua hari di sejumlah lokasi potensial investasi di Jawa Tengah.

“Terima kasih kepada delegasi investor yang ingin mengembangkan investasi di Jawa Tengah. Mereka melirik kawasan industri yang sudah ditetapkan, proyek pertanian, energi terbarukan, geothermal, dan sektor lainnya,” kata Ahmad Luthfi.

Menurut Luthfi, yang memimpin Jateng duet Wagub Taj Yasin itu, Jawa Tengah memiliki berbagai keunggulan yang mendukung iklim investasi, mulai dari kemudahan perizinan, kondisi daerah yang kondusif, ketersediaan kawasan industri, hingga tenaga kerja yang siap mendukung kebutuhan industri.

Baca Juga :  Tekan Kemiskinan 2026, Gubernur Luthfi Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Dalam pertemuan tersebut, Luthfi didampingi sejumlah direksi BUMD Jawa Tengah, antara lain Bank Jateng, PT PRPP, PT Jateng Petro Energi (JPEN), dan PT Jateng Agro Berdikari (JTAB). Mereka memaparkan berbagai peluang investasi yang dapat dikembangkan bersama investor.

Di sektor energi, PT JPEN menawarkan pengembangan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif LPG. Sementara PT JTAB memaparkan peluang investasi di bidang agribisnis dan agrowisata. Adapun PT PRPP menawarkan pengembangan kawasan PRPP Semarang secara lebih terpadu dan modern.

Tak hanya itu, Pemprov Jawa Tengah juga menawarkan potensi investasi di sektor infrastruktur logistik. Salah satunya pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang serta dry port di Kabupaten Batang dan Kendal yang diproyeksikan menjadi penunjang aktivitas kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus.

“Dry port sudah kami siapkan di Batang dan Kendal. Untuk pariwisata, kami memiliki lebih dari seribu desa wisata dan sedang mengembangkan konsep wisata ramah muslim,” ujar Luthfi.

Baca Juga :  Ini Berbagai Pertunjukan Spesial yang Disiapkan The Park Semarang Selama Perayaan Imlek 2025

CEO The Marq International SDN BHD, Steven Wei, menyambut positif berbagai peluang yang ditawarkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, komitmen pemerintah daerah dalam mendukung investasi menjadi faktor penting yang mendorong ketertarikan investor.

“Saya gembira karena Pak Gubernur sangat mendukung kerja sama ini. Tidak hanya dengan Malaysia, tetapi juga China, Korea, dan negara-negara lain yang terhubung dengan jaringan kami. Ini waktu yang tepat untuk investasi datang ke Jawa Tengah,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, delegasi investor bersama tim teknis dari Jakarta Konsultan Grup akan melakukan peninjauan lapangan dan kajian mendalam terhadap sejumlah sektor yang menjadi target investasi.

Direktur Jakarta Konsultan Grup, Mela Kartika, mengatakan, delegasi dari Kuala Lumpur akan berada di Jawa Tengah selama dua hari untuk melihat langsung berbagai potensi yang ditawarkan.

“Selama dua hari ke depan kami akan berkeliling dan melakukan kajian lebih mendalam terkait peluang investasi di sektor pertanian, infrastruktur, geothermal, dan kawasan industri,” ujarnya.***

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru