Masyarakat di Pekalongan Dibekali Kompetensi Khusus

- Reporter

Selasa, 21 Januari 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKALONGAN – Pelatihan kompetensi bagi masyarakat digelar oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan, di Gedung BLK setempat. Sebanyak 4 paket pelatihan diselenggarakan pada tahap I ini, yakni pelatihan pembuatan roti dan kue, pelatihan menjahit, pelatihan administrasi kantor dan pelatihan Practical Office Advance (POA).

Sekretaris Dinperinaker Kota Pekalongan, Ninik Murniasih, mengatakan, pelatihan kompetensi tersebut dimaksudkan untuk mendorong kemandirian dan penyediaan peluang kerja dan mendukung pengurangan angka pengangguran di Kota Pekalongan. Dengan keterampilan yang diperoleh, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi, membuka peluang berwirausaha, atau bekerja di sektor-sektor yang membutuhkan tenaga terampil.

 

“Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka jalan bagi peserta untuk meningkatkan taraf hidupnya. Dengan usaha dan kerja keras, kami yakin peserta dapat meraih kesuksesan, baik di dunia kerja maupun wirausaha,” ungkapnya, pada pembukaan Pelatihan Kompetensi Tahap I di Gedung BLK Kota Pekalongan, Senin (20/1/2025).

Baca Juga :  Travel Fair Danamon Hadir di Tujuh Kota, Nasabah Berpeluang Dapat Diskon hingga 70 Persen

 

Lebih lanjut, setiap jenis pelatihan dibatasi untuk 16 orang peserta agar kualitas pelatihan dan efektivitas proses pembelajaran terjaga.

 

Ia pun merinci jadwal pelatihan, yakni kelas pembuatan roti dan kue berlangsung pada 20 Januari s.d 17 Februari 2025. Kelas menjahit, Practical Office Advance, dan administrasi perkantoran pada 20 Januari s.d 10 Maret 2025.

 

Ia mengatakan, pelatihan BLK Kota Pekalongan menyediakan fasilitas, kualitas materi yang sesuai standar, serta lokasi pelatihan yang strategis dan mudah dijangkau oleh para peserta.

 

Beberapa program pelatihan sebelumnya, ujarnya, terbukti mencetak lulusan yang langsung terserap di dunia kerja.

Baca Juga :  90 Stan Meriahkan Pameran Produk Unggulan Daerah dan Gelar Potensi Budaya Wonogiri

 

“Sebagai contoh, pelatihan housekeeping memiliki tingkat penyerapan 100 persen di berbagai hotel, tidak hanya di Kota Pekalongan, tetapi juga hingga daerah lain. Begitu pula dengan pelatihan menjahit, di mana lulusan telah siap bekerja di garmen. Bahkan, sejumlah perusahaan tersebut meminta peserta pelatihan untuk bekerja setelah menyelesaikan pelatihan,” ujarnya.

 

Salah seorang peserta pelatihan BLK Tahap 1 Tahun 2025, Linda, mengatakan, dirinya berkeinginan bisa membuka usaha roti dan kue sendiri di rumah, setelah mengikuti kelas pembuatan roti dan kue nantinya.

 

“Alhamdulillah senang, pelatihannya gratis, semua difasilitasi dari mulai modul, tas, pakaian pelatihan, alat-alat keterampilan kerja, dan sertifikat. Harapannya, usai pelatihan dan sudah menguasai ilmunya, bisa langsung praktik membuat usaha sendiri di rumah untuk menambah penghasilan keluarga,”,pungkasnya.

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru