Musim Pancaroba, Wakil Ketua DPRD Jateng Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

- Reporter

Jumat, 17 April 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Perubahan cuaca yang tidak menentu mulai dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Tengah seiring masuknya masa peralihan musim (pancaroba). Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi hingga gangguan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), periode pancaroba ditandai dengan cuaca ekstrem yang cenderung sulit diprediksi, seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir dalam durasi singkat. Kondisi ini umumnya terjadi pada masa transisi dari musim hujan ke kemarau.

Selain itu, data dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah menunjukkan bahwa masa pancaroba kerap diikuti peningkatan kasus penyakit seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), demam berdarah dengue (DBD) dan penyakit berbasis lingkungan lainnya.

Baca Juga :  Dawet Siwalan, Minuman Segar Inovatif dari Rembang

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko yang muncul selama masa peralihan musim.

“Perubahan cuaca di masa pancaroba ini perlu diwaspadai bersama. Selai potensi bencana, dampaknya juga dirasakan pada kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat, untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

“Langkah antisipasi harus dilakukan, mulai dari menjaga kondisi lingkungan, memastikan saluran air tidak tersumbat, hingga menjaga daya tahan tubuh,” tambahnya.

Heri juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sistem peringatan dini serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait potensi risiko di masa pancaroba.

Baca Juga :  Taj Yasin Perkuat Posisi Borobudur dan Prambanan sebagai Pusat Religi Global

“Informasi cuaca harus tersampaikan dengan cepat dan jelas, agar masyarakat bisa mengambil langkah pencegahan,” katanya.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Terutama dalam mencegah berkembangnya vektor penyakit seperti nyamuk penyebab DBD.

“Lingkungan yang bersih menjadi salah satu kunci untuk mengurangi risiko penyakit di masa seperti ini,” tegasnya.

Heri berharap, dengan meningkatnya kesadaran dan kesiapsiagaan bersama, dampak dari perubahan cuaca selama masa peralihan musim dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Dengan kesiapan yang baik, kita bisa mengurangi risiko yang ada,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas
Komisi C DPRD Semarang Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Penghuni Warhol Residence
Gubernur Jateng Sampaikan Duka untuk Iran, Ahmad Luthfi Dorong Perdamaian Dunia

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:02 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:32 WIB

Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas

Berita Terbaru