Pameran Hari Koperasi di Solo, Jadi Etalase Produk Unggulan Koperasi Jawa Tengah

- Reporter

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA – Beragam produk unggulan koperasi dari seluruh penjuru Jawa Tengah dipamerkan dalam Gelar Produk Koperasi dan UMKM di halaman Parkir Stadion Manahan Surakarta, Sabtu, 11 Juli 2026.

Mengusung semangat Hari Koperasi ke-79, pameran itu menjadi etalase bagi koperasi untuk memperkenalkan produknya sekaligus membuka peluang kolaborasi antarpelaku usaha.

Kegiatan yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, tersebut diikuti 37 stan. Pesertanya berasal dari 35 kabupaten/kota, Bulog, serta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Pameran berlangsung selama dua hari, 11-12 Juli 2026.

Menurut Sumarno, pameran menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan produk koperasi kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang bertemunya koperasi dari berbagai daerah untuk saling membangun jejaring usaha.

“Jadi, ini menampilkan aktivitas, produk-produk dari koperasi supaya dikenal. Mudah-mudahan dengan kumpul kayak gini minimal orang melihatlah koperasi ini punya produk ini,” katanya.

Baca Juga :  UMKM Jateng Kian Tangguh, Kontribusi Investasi Capai Puluhan Triliun Rupiah

Ia menegaskan, Hari Koperasi ke-79 harus menjadi momentum memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Menurutnya, koperasi yang kuat tidak dapat tumbuh sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak.

“Harapannya koperasi menjadi sokoguru perekonomian di Indonesia. Ekonomi kerakyatan inilah yang haru kita dorong terus,” tandasnya.

Sumarno juga mengapresiasi keikutsertaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam pameran tersebut. Menurutnya, kehadiran stan-stan KDMP menunjukkan koperasi yang baru dibentuk mulai menjalankan aktivitas usaha dan menghasilkan produk.

“Pak Prabowo membuat KDMP, tentu saja tidak hanya dibentuk tapi harus ada aktivitas. Lah ini teman-teman sudah memulai,” ujar Sekda.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Desi Arijani, mengatakan pameran tidak semata-mata mengejar besarnya nilai transaksi. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan koperasi sektor riil kepada masyarakat sekaligus memperluas kemitraan antarkoperasi.

Baca Juga :  Sinergi Lintas Daerah Jadi Kunci Luthfi Bangun Jawa Tengah ke Depan

“Kami memperkenalkan koperasi-koperasi sektor riil di Jateng. Harapannya, mereka bisa saling menjalin kemitraan,” tuturnya.

Selain menghadirkan produk unggulan koperasi dari berbagai daerah, lanjut Desi, pameran juga diramaikan Gerakan Pangan Murah hasil kolaborasi Bulog dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Surakarta (KDKMP). Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah turut membuka layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat yang berkunjung.

Melalui pameran ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal produk koperasi lokal, sehingga koperasi memiliki pasar yang lebih luas dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

“Harapannya mereka (koperasi) bisa tumbuh dan berkembang,” pungkas Desi.***

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru