Pastikan Stabilitas Harga, Ahmad Luthfi Turun Langsung ke Pasar Gede Solo Jelang Lebaran

- Reporter

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA – Menjelang perayaan Idulfitri, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung ke Pasar Gede, Solo, Rabu (18/3/2026), untuk memastikan harga dan pasokan bahan pokok tetap stabil. Di sela peninjauan, ia juga memborong berbagai dagangan pedagang, mulai dari rambak hingga pete, sekaligus mentraktir warga di tengah ramainya aktivitas pasar.

Suasana Pasar Gede tampak lebih padat dari biasanya. Lonjakan pengunjung terjadi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.

Di tengah keramaian tersebut, Ahmad Luthfi didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta BUMD pangan PT Jateng Agro Berdikari (JTAB), menyusuri lorong pasar sambil berdialog dengan para pedagang.

Tak sekadar memantau, Ahmad Luthfi juga membeli sejumlah komoditas seperti kerupuk rambak, kacang panjang, jamur, hingga pete dari lapak pedagang. Aksinya itu langsung menyita perhatian pengunjung. Warga tampak antusias menyapa hingga mengabadikan momen tersebut.

Baca Juga :  Hari Bakti PU ke-79, Sekda : Jateng Siap Jadi Penumpu Pangan dan Industri

“Sugeng rawuh di Pasar Gede, Pak Luthfi. Monggo diborong, Pak,” ujar para pedagang bersahutan. Permintaan itu pun ditanggapi oleh Ahmad Luthfi. Tak hanya memborong dagangan para pedagang, Ahmad Luthfi juga mentraktir warga yang berbelanja. Beberapa barang dia beli untuk warga. Karuan saja warga menyambutnya dengan gegap gempita.

Gubernur juga mengajak ngobrol para pedagang. Tak sedikit yang meminta foto bersama dengan orang nomor satu tersebut. Di sela kunjungannya, Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pengecekan langsung di lapangan meski pemerintah telah memiliki sistem pemantauan digital.

“Kita punya aplikasi untuk memantau harga di seluruh pasar di Jawa Tengah. Tapi itu tidak cukup, harus kita cek langsung di lapangan,” ujarnya. Ia menyebut, terdapat dua indikator utama yang menjadi perhatian pemerintah, yakni ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok.

Dari hasil pantauan, harga sejumlah komoditas seperti cabai dan telur ayam ras memang mengalami fluktuasi. Namun, menurutnya, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar seiring meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.

Baca Juga :  Harga Beras di Magelang Terpantau Masih Stabil Jelang Nataru

“Kalau naik sedikit itu wajar. Cabai di kisaran Rp 70.000 sampai Rp 80.000 masih normal. Kemarin sempat Rp 100.000, sekarang sudah mulai turun,” jelasnya.

Sementara itu, stok bahan pokok lainnya seperti beras, minyak goreng, dan daging ayam dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi. Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan langkah antisipasi melalui sinergi dengan Bulog dan BUMD pangan.

“Begitu ada kenaikan harga di pasar, JTAB langsung turun melakukan intervensi,” tegasnya. Ia menambahkan, PT Jateng Agro Berdikari berperan sebagai ujung tombak dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di lapangan.

“JTAB ini komandan untuk penetrasi bahan pokok penting. Kalau ada kenaikan harga, mereka langsung bergerak, baik cabai, bawang, maupun daging,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru