Pelindo dan Pemprov Jateng Siap Akselerasi Pengembangan Logistik

- Reporter

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Penguatan sektor logistik di Jawa Tengah bakal dikebut setelah Lebaran 2026. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sepakat mempercepat rencana revitalisasi pelabuhan, serta pembangunan dry port untuk menopang pesatnya pertumbuhan kawasan industri di wilayah tersebut.

Kesepakatan itu mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, di Anjungan Jawa Tengah, Jakarta, Senin (16/3/2026). Pertemuan dilakukan disela kegiatan pelepasan belasan ribu pemudik dari Jabodetabek menuju 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, mengatakan, diskusi bersama Gubernur Ahmad Luthfi berlangsung produktif. Menurutnya, gagasan yang disampaikan Pemprov Jawa Tengah sejalan dengan prioritas Pelindo dalam memperkuat sistem logistik nasional.

“Ada penataan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan rencana pembuatan dry port. Ini sejalan dengan kebutuhan pengembangan logistik di Jawa Tengah,” kata Muchtasyar.

Ia menjelaskan, pesatnya pertumbuhan kawasan industri di Jawa Tengah membutuhkan dukungan sistem logistik yang lebih kuat dan efisien. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pembangunan dry port di sekitar kawasan industri.

Baca Juga :  Sambut Natal dan Tahun Baru 2025, Pertamina Tambah Pasokan BBM dan LPG di Jateng-DIY

“Jawa Tengah memiliki banyak kawasan industrial estate. Salah satu peluang yang bisa kita jemput adalah membuat dry port di sekitar kawasan industri tersebut,” ujarnya.

Namun untuk saat ini, kata dia, fokus Pelindo masih pada pelayanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Setelah masa Lebaran selesai, Pelindo akan segera membentuk tim khusus untuk mempercepat realisasi rencana tersebut.

“Intinya habis Lebaran kita akan lari kencang. Kita bentuk satu tim untuk mengembangkan dry port ini, sekaligus meningkatkan pengelolaan pelabuhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyambut baik komitmen Pelindo dalam mendukung penguatan logistik di wilayahnya. Menurut dia, Jawa Tengah sebenarnya memiliki potensi besar dalam pergerakan kontainer nasional.

Namun saat ini sebagian besar pengiriman kontainer dari kawasan industri di Jawa Tengah masih melalui pelabuhan di Jakarta maupun Surabaya. Dari total pergerakan kontainer tersebut, hanya sekitar 30 persen yang diberangkatkan langsung dari Jawa Tengah.

“Padahal kawasan industri di Jawa Tengah terus berkembang. Banyak kabupaten/kota juga sudah mengusulkan kawasan industri dan pusat ekonomi baru,” kata Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

Ia menilai keterbatasan kapasitas pelabuhan menjadi salah satu faktor yang membuat arus logistik belum optimal. Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas memang telah beberapa kali diusulkan, tetapi kapasitas yang ada dinilai masih belum mampu menampung kebutuhan logistik seluruh kawasan industri.

Akibatnya, banyak kontainer dari Jawa Tengah harus dikirim melalui Jakarta atau Surabaya sehingga potensi ekonomi daerah belum sepenuhnya maksimal.

“Kalau pelabuhan tidak mampu menampung, maka solusinya kita buat dry port sebagai simpul logistik baru,” ujarnya.

Menurut Ahmad Luthfi, rencana pembangunan dry port sebelumnya juga telah dibahas bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dalam pembahasan tersebut muncul beberapa lokasi yang dinilai strategis, salah satunya di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Dry port di Batang nantinya direncanakan terhubung dengan simpul logistik lain, termasuk rencana dry port di Kendal. Sistem transportasi juga akan diintegrasikan dengan moda kereta api untuk mendukung mobilitas logistik sekaligus transportasi pekerja industri.

“Konsep ini juga sudah kami sampaikan kepada Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan,” kata Ahmad Luthfi.*

Berita Terkait

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata
AMDATARA Tanam Bibit Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Jawa Tengah
KEK Kendal Moncer, Ahmad Luthfi Bidik Investor Singapura untuk Kawasan Industri Baru di Jateng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:16 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:53 WIB

Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:08 WIB

Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terbaru