Pemprov Jateng dan Bank Indonesia Kolaborasi Petakan Sumber Ekonomi Baru

- Reporter

Minggu, 16 Maret 2025 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia setempat, akan melakukan kolaborasi untuk memetakan sumber-sumber ekonomi baru.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, banyak hal yang bisa dikerjasamakan dengan BI Jateng, di antaranya pengendalian inflasi dan peningkatan ekonomi di provinsi ini.

 

“Kita akan membuat kerja sama, di antaranya intervensi harga bahan pokok. Ini penting pada saat jelang Lebaran ini. Caranya, dengan operasi pasar,” kata Luthfi, saat menerima kunjungan Direksi Bank Indonesia Perwakilan Jateng, di kantor gubernur, Jumat (14/3/2025).

 

Dalam peningkatan perekonomian di Jateng, dia menekankan pada program pembinaan usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). Pada sektor lain, juga pengembangan potensi pariwisata.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi: Api Perjuangan Pepabri Terus Menjaga Keamanan Masyarakat

 

“Ini penting untuk ditekankan kembali. Sehingga PAD (Pendapatan Asli Daerah) seluruh kabupaten/ kota di Jawa Tengah bisa meningkat lagi,” ujarnya.

 

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jateng, Rahmat Dwisaputra menyampaikan, pihaknya siap membantu pemprov dalam merealisasikan program-program kerjanya, terutama terkait dengan intervensi inflasi dalam waktu dekat ini. Caranya dengan mobilisasi gerakan pangan murah di beberapa tempat, untuk menjaga stabilitas harga pangan.

 

Ke depan, lanjut Rahmat, pihaknya bersama Pemprov Jateng juga menaruh perhatian pada peningkatan potensi sumber-sumber ekonomi baru. Tujuannya, untuk peningkatan PAD wilayah setempat.

Baca Juga :  Anggota DPR Optimis Program Makan Bergizi Gratis Dorong Ekonomi Lokal

 

“Bisa di bidang perdagangan, pariwisata, maupun investasi. Yang paling potensial, yakni industri yang terkait dengan hilirisasi pertanian,” katanya.

 

Untuk intervensi pada sektor hilirisasi pertanian, terang Rahmat, strategi yang dilakukan adalah dengan menambah insentif bagi para petani, agar terus berusaha pada bidang tersebut.

 

Dia melanjutkan, digitalisasi keuangan juga menjadi perhatian Bank Indonesia bersama Pemprov Jateng. Agenda itu juga dinilai bisa menambah PAD, seperti kemudahan saat masuk destinasi wisata, pembayaran retribusi, dan lainnya.

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru