Pemprov Jateng Inventarisasi Kebutuhan, Formasi CASN 2026 Belum Dibuka

- Reporter

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belum menerima kepastian terkait pembukaan formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026.

Hingga kini, pemprov masih berada pada tahap awal pengkajian kebutuhan pegawai yang akan diusulkan ke pemerintah pusat.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno,
usai kegiatan halalbihalal di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu, 25 Maret 2025.

“Belum ada informasi pembukaan CASN. Kita baru diminta untuk mengkaji kebutuhan formasi yang akan diusulkan,” ujarnya.

Saat ini pihaknya baru diminta melakukan pendataan kebutuhan formasi. Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar usulan ke pemerintah pusat.

Baca Juga :  Jateng Lampaui Target Penanganan Backlog Rumah 140 Persen, 65.449 Keluarga Kini Miliki Hunian

Terkait isu efisiensi anggaran yang disebut-sebut berpotensi meniadakan formasi CASN tahun ini, Sumarno menegaskan bahwa kewenangan sepenuhnya berada di pemerintah pusat.

Pemerintah daerah, kata dia, hanya bertugas menghitung dan mengusulkan kebutuhan riil pegawai.

“Penetapan ada atau tidaknya formasi CASN itu dari pusat. Daerah hanya mengkaji kebutuhan sesuai kondisi di lapangan,” tegasnya.

Saat ini, Pemprov Jateng juga belum merinci secara pasti jumlah kebutuhan pegawai tahun ini. Salah satu faktor utama yang menjadi perhatian adalah adanya pegawai yang memasuki masa pensiun.

Baca Juga :  Taj Yasin Disebut Inspirator Gerakan Shalawat di Jawa Tengah

Sumarno menjelaskan, konsep pengisian kebutuhan pegawai mengarah pada prinsip “zero growth”, yakni jumlah pegawai baru diupayakan seimbang dengan jumlah pegawai yang pensiun.

“Kita masih mendata kebutuhan, terutama untuk mengisi pegawai yang pensiun. Supaya konsep zero growth itu bisa terpenuhi,” jelasnya.

Dari sisi kebutuhan sektoral, tenaga pendidik masih menjadi yang terbesar di lingkungan Pemprov Jawa Tengah.

Jumlah guru tercatat mendominasi dibandingkan instansi lainnya.

“Kalau jumlah pegawai terbanyak itu guru, hampir sekitar 25 ribu tenaga pendidik,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru