PLN UIT JBT Kerahkan Seluruh Tim Demi Keandalan Listrik Natal dan Tahun Baru

- Reporter

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady menegaskan kesiapsiagaan maksimal dalam pengamanan jaringan transmisi demi kelancaran listrik saat Nataru.

General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady menegaskan kesiapsiagaan maksimal dalam pengamanan jaringan transmisi demi kelancaran listrik saat Nataru.

SEMARANG – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) memastikan seluruh infrastruktur transmisi dalam kondisi prima untuk menjamin kelancaran pasokan listrik selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Seluruh personel dikerahkan tanpa libur untuk menjaga keandalan sistem, karena transmisi merupakan jalur utama penyaluran listrik ke masyarakat.

General Manager PLN UIT JBT, Handy Wihartady, menekankan pentingnya kesiapan transmisi. “Transmisi memang tidak berhubungan langsung dengan pelanggan, tapi kalau jalur utamanya terganggu, seluruh layanan ke masyarakat ikut terdampak. Karena itu selama Nataru kami siaga penuh tanpa libur,” ujarnya dalam media briefing di PLN UPT Semarang, Jumat (5/12/2025).

Masa siaga Nataru PLN ditetapkan mulai 18 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026. Selama periode tersebut, petugas transmisi wajib bertugas di posko masing-masing.

Baca Juga :  Wagub Jateng Optimistis Porprov XVII Dongkrak Ekonomi dan Sport Tourism

“Lebaran, Natal, Sabtu, Minggu, kami tetap bekerja. Konsumen tegangan tinggi tidak bisa dipadamkan saat hari kerja, sehingga banyak pekerjaan pemeliharaan dilakukan pada akhir pekan,” jelasnya.

PLN mencatat gangguan transmisi paling sering disebabkan oleh petir dan layang-layang. Risiko tambahan meliputi balon udara, plastik mulsa dari lahan pertanian yang terbawa angin, dan pohon yang tumbuh mendekati jaringan transmisi.

“Layang-layang yang tersangkut dapat memutuskan aliran listrik. Bahkan layang-layang dari tempat jauh bisa terbawa angin dan mengenai jaringan transmisi,” ungkapnya.

PLN mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di area jaringan transmisi demi keselamatan.

Dalam upaya mempercepat penanganan gangguan, PLN telah mengimplementasikan sistem peta petir yang dapat memantau titik sambaran petir hingga radius 300–500 meter dari tower transmisi. Setiap tower memiliki koordinat GPS, sehingga lokasi gangguan bisa segera terdeteksi.

Baca Juga :  Indosat Pastikan Sinyal Aman Selama Nataru, Liburan Makin Nyaman di Jawa Tengah

“Petir itu tidak bisa dikendalikan, tapi dengan teknologi ini kami dapat mengetahui titik kejadiannya dan melakukan perbaikan pentanahan agar sambaran tidak mengganggu masyarakat,” jelasnya.

PLN UIT JBT juga menjalankan berbagai program edukasi dan keselamatan, seperti Sinau Listrik, PAK2Mas, dan SATRIA, untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang bahaya listrik dan keselamatan jaringan transmisi. Program SATRIA khusus mencegah gangguan dari layang-layang dan balon udara di wilayah Wonosobo dan Purwokerto.

Selain itu, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIT JBT menjalankan 10 program pendukung masyarakat, termasuk penanaman mangrove di Karawang dan peningkatan produktivitas pertanian dengan listrik melalui program Electrifying Agriculture. Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang lingkungan, ekonomi, dan pendidikan.*

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Berita Terbaru