PMI Jateng Pastikan Ketersediaan Kantong Darah di Jateng Aman

- Reporter

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNGAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik dalam rangka menjaga ketersediaan darah untuk masyarakat. Itu dibuktikan jumlah darah yang diproduksi setiap UDD sebanyak 17.000 kantong setiap bulannya.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat PMI Jawa Tengah, usai membuka Rapat Koordinasi Unit Pengelola Darah PMI se Jawa Tengah, di Hotel Wahid Bandungan, Kamis – Jumat, 4 – 5 Juni 2026.

” Alhamdulillah ketersediaan darah di Jawa Tengah kita terpenuhi. Jumlahnya 17.000 per bulan,” ujar Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Dari Pesantren ke Kedokteran Gigi Undip, Aqila Terbantu Beasiswa Pemprov Jateng

Karena itu, Gus Yasin mengapresiasi koordinasi yang baik di dalam tubuh PMI Jawa Tengah. Selain itu juga memiliki chemistry yang bagus dengan provinsi lain. Sehingga, saling membantu saat ada permintaan darah.

“Serapan di Jawa Tengah juga bagus. Sehingga banyak rumah sakit yang meminta darah kepada PMI,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Gus Yasin meminta Rakor yang diadakan bisa mempertahankan kepercayaan masyarakat kepada PMI, sebagai salah satu pilar kesehatan dan kemanusiaan. Terlebih, kebangkitan selepas dampak Covid-19.

Bahkan, pada tahun 2024, PMI se-Jawa tengah sudah memproduksi rata-rata 63.318 kantong darah setiap bulan. Selain itu, ada tiga UDD yang telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM. Yaitu, UDD PMI Kota Surakarta, Kota Semarang dan Kabupaten Banyumas.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi: Semangat Natal Perkuat Toleransi di Jawa Tengah

“PR kita ada di 35 kabupaten dan kota, dan mari ke depan kita tingkatkan lagi,” pungkasnya.

Dalam sambutannya, Kepala UDD Provinsi Jawa Tengah Okty Prahalanitya mengatakan, rakor tersebut bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan darah UDD PMI Provinsi Jawa Tengah. “Diharapkan juga meningkatkan komunikasi dan koordinasi UDD PMI Kabupaten Kota se-Jawa Tengah,” ujarnya.***

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru