Prabowo Luncurkan 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun, Cilacap Jadi Titik Strategis

- Reporter

Kamis, 30 April 2026 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Pemerintah pusat kembali menggulirkan agenda hilirisasi nasional. Sebanyak 13 proyek strategis senilai Rp116 triliun resmi dimulai, dengan Kabupaten Cilacap menjadi salah satu titik penting. Langkah ini digadang-gadang menjadi pengungkit kemandirian ekonomi sekaligus pembuka ratusan ribu lapangan kerja baru.

Presiden Prabowo Subianto bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melakukan groundbreaking proyek hilirisasi nasional fase II di PT Kilang Pertamina Internasional Cilacap, Rabu (29/4/2026). Proyek ini merupakan kelanjutan dari fase I yang telah berjalan sejak Februari 2026.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa hilirisasi merupakan kunci kebangkitan ekonomi nasional. Menurutnya, penguasaan dan pengolahan sumber daya alam di dalam negeri menjadi syarat mutlak menuju kemandirian bangsa.

“Hilirisasi adalah jalan menuju kebangkitan bangsa Indonesia. Proyek hilirisasi ini akan terus menerus kita tambah. Sumber daya alam kita harus dinikmati sebesar-besarnya oleh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Sebanyak 13 proyek yang dicanangkan pada fase II ini terdiri dari lima proyek sektor energi, lima sektor mineral, dan tiga sektor pertanian yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Proyek strategis tersebut total senilai Rp 116 triliun. Secara keseluruhan, hingga fase II, pemerintah telah menjalankan 30 proyek hilirisasi nasional.

Baca Juga :  Bohong, Charoen Pokphand Akan Dirikan Ternak Babi di Jepara

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan, proyek-proyek tersebut tidak hanya menciptakan nilai tambah industri, tetapi juga membuka peluang kerja dalam skala besar.

“Total potensi penyerapan tenaga kerja mencapai sekitar 600 ribu orang,” ujarnya.

Khusus sektor energi, proyek hilirisasi di Cilacap bersama Dumai dan Maumere ditargetkan mampu menekan impor bahan bakar minyak serta menghemat devisa hingga USD 1,25 miliar.

Sebagai lokasi groundbreaking, PT Kilang Pertamina Internasional Cilacap melalui Refinery Unit IV Cilacap memiliki peran strategis dan penting dalam pengolahan minyak dan petrokimia nasional.
Didirikan pada 1974, kilang ini yang terbesar di Indonesia dengan kapasitas mencapai 348 ribu barel per hari atau sekitar 33,2 persen dari total kapasitas nasional. Luas area kilang kurang lebih 200 hektare.

Baca Juga :  Penghargaan TPID untuk Jateng, Wamentan: Kinerjanya Konsisten dan Terukur

Gubernur Ahmad Luthfi yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) berkomitmen penuh mendukung proyek strategis hilirisasi nasional di Kabupaten Cilacap tersebut. Menurutnya, hilirisasi menjadi momentum penting untuk mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah selatan Jawa Tengah.

Hal itu selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk mengembangkan industri dan pemerataan pembangunan di kawasan Jawa Tengah bagian Selatan.

“Ini sejalan dengan upaya kami mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan industri, serta pemerataan pembangunan di Jawa Tengah bagian Selatan yang selama ini timpang dengan bagian utara,” katanya.

Ia menambahkan, Kabupaten Cilacap telah disiapkan sebagai salah satu kawasan industri baru, seiring rencana pengembangan 12 kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus di Jawa Tengah.

Dengan masuknya proyek hilirisasi, diharapkan efek berganda (multiplier effect) dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari peningkatan kesempatan kerja hingga pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata.*

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru