Program Speling Jangkau 436 Desa, Gubernur Minta Dukungan RSUP Kariadi

- Reporter

Sabtu, 13 September 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri acara simposium ilmiah dalam rangka peringatan 100 tahun RSUP Dr Kariadi di PO Hotel, Kota Semarang, Sabtu, 13 September 2025.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri acara simposium ilmiah dalam rangka peringatan 100 tahun RSUP Dr Kariadi di PO Hotel, Kota Semarang, Sabtu, 13 September 2025.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong RSUP Dr Kariadi Semarang untuk ikut serta dalam menciptakan pelayanan kesehatan paripurna. Terutama pelayanan kesehatan bagi masyarakat di desa-desa dengan menerjunkan dokter spesialisnya melalui program dokter spesialis keliling (Speling).

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara simposium ilmiah dalam rangka peringatan 100 tahun RSUP Dr Kariadi dengan tema “Kariadi Medical Summit 2025 : A Century of Dedication: Serving the Nation With Diamond Heart”. Acara yang digelar di PO Hotel, Kota Semarang, Sabtu, 13 September 2025, tersebut juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Jadi satu abad ini boleh berbangga. Tapi lebih bangga lagi kalau RSUP Dr Kariadi Semarang ikut mewarnai pelayanan kesehatan masyarakat di kampung-kampung,” kata Ahmad Luthfi.

Ahmad Luthfi mengatakan program Speling, sampai 12 September 2025, telah menjangkau 436 desa dengan sasaran 52.463 warga di pedesaan. Program tersebut dalam praktiknya juga terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah melayangkan 7.588.087 orang di Jawa Tengah.

Baca Juga :  Banjir Lumpur Berulang, Pemprov Jateng Akan Tutup Tambang Pasir di Sumbang Banyumas

Masyarakat di desa juga tidak banyak mengenal dokter spesialis, tidak mengetahui deteksi dini mengenai tuberkulosis (TBC) dan penyakit lainnya. Begitu Speling menyentuh masyarakat secara langsung, tracing mengenai TBC dan penyakit lain bisa digenjot.

“Besar harapan kami RSUP Dr Kariadi ikut serta berikut dokter spesialisnya saya bawa ke desa-desa karena sejatinya pelayanan kesehatan kita harus bisa dinikmati oleh masyarakat desa yang hari ini sangat membutuhkan, bukan hanya di kota-kota,” jelasnya.

Terkait pelayanan kesehatan masyarakat di Jawa Tengah, Ahmad Luthfi berencana membuat wilayah Soloraya laiknya Penang di Malaysia. Yaitu menjadi tempat rujukan masyarakat dalam perawatan medis atau pengobatan.

“Soloraya akan kita ciptakan menjadi Pinangnya Jawa Tengah. Mohon dukungannya, Pak Menteri. Kita nantikan eksplorasi di sana dan hubungannya bantuan-bantuan prasarana infrastruktur yang penting ini untuk wilayah Jawa Tengah,” kata Ahmad Luthfi di depan Menteri Kesehatan.

Baca Juga :  Wagub Taj Yasin Ungkap Kunci Indeks Kerukunan Jateng Tertinggi Nasional

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, RSUP Dr Kariadi Semarang harus menjadi sentra pelayanan kesehatan di Jawa Tengah. Artinya semua orang yang sakit dapat sembuh di RSUP Dr Kariadi. Termasuk meningkatkan pelayanan terkait penyakit-penyakit yang banyak diderita masyarakat atau yang banyak menyebabkan kematian.

“Untuk itu RSUP Dr Kariadi harus bisa memberikan pelayanan yang sifatnya paripurna, yang paling canggih.Kualitas layanan syaa minta untuk ditingkatkan,” katanya.

Sementara untuk menciptakan rumah sakit yang menjadi rujukan masyarakat dari berbagai daerah termasuk luar negeri, Budi menekankan pada beberapa hal. Di antaranya kualitas layanan seperti yang ia jelaskan di atas. Kemudian rumah sakit juga harus melakukan pendidikan dan riset yang bagus. Berikutnya adalah memiliki tata kelola yang bagus.

“RSUP Dr Kariadi tidak boleh pintar sendiri, harus mengampu rumah sakit daerah untuk meningkatkan kualitas,” katanya.***

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru