Purwokerto Half Marathon 2026 Siap Pecahkan Dua Rekor MURI Sekaligus

- Reporter

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOKERTO – Purwokerto Half Marathon 2026 membidik dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI sekaligus. Ajang lari yang digelar di Kabupaten Banyumas itu juga diproyeksikan menjadi pengungkit sport tourism dan ekonomi lokal.

Dua rekor MURI yang dibidik yakni ajang lari dengan cheering terbanyak dan edukasi pelari terbanyak tentang perlindungan konsumen melalui kampanye Run From Scam.

Purwokerto Half Marathon 2026 akan digelar Minggu, 17 Mei 2026, dengan start dan finish di kawasan Menara Teratai Purwokerto. Sebanyak 6.000 pelari dari berbagai daerah dijadwalkan mengikuti event tersebut.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, Purwokerto Half Marathon tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga bagian dari pengembangan sport tourism di Jawa Tengah.

“Program kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak hanya masalah olahraga, tapi juga bicara dampak ekonomi. Kegiatan ini bagian dari sport tourism yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” kata Sumarno dalam konferensi pers di Purwokerto, Sabtu, 16 Mei 2026.

Sumarno mengatakan, event lari juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat hidup sehat. Di sisi lain, kehadiran pelari dari luar daerah diharapkan mampu meningkatkan kunjungan ke Purwokerto.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah salah satunya ditopang sektor konsumsi. Karena itu, kegiatan yang mampu mendatangkan orang dari luar daerah dinilai penting untuk mendorong perputaran ekonomi wilayah.

“Minimal mereka menginap di hotel, makan, dan harapannya berbelanja untuk UMKM di Purwokerto,” ujarnya.

Ia berharap momentum long weekend membuat pelari dan pendamping tidak hanya tinggal sehari di Purwokerto. Dengan demikian, dampak terhadap hunian hotel, kuliner, UMKM, dan destinasi wisata bisa lebih besar.

“Biasanya kalau event itu hanya menginap sehari. Mudah-mudahan dengan long weekend mereka bisa lebih dari sehari, bisa dua atau tiga hari,” katanya.

Terkait target rekor MURI cheering terbanyak, Sumarno menyambut baik konsep tersebut. Ia mengatakan, salah satu daya tarik event lari bagi pelari adalah respons masyarakat di sepanjang rute.

Baca Juga :  Sport Tourism Menggema, Ratusan Pelari Jelajah Gunung Ungaran

Menurutnya, keramahan warga dan sambutan yang meriah akan memberi kesan kuat bagi peserta. Karena itu, pelibatan masyarakat dalam cheering menjadi bagian penting dari pengalaman Purwokerto Half Marathon.

“Yang menarik bagi runner untuk ingin kembali lagi adalah respons dari masyarakat yang dilewati. Kenyamanan dan keramahan itulah yang diharapkan,” ujarnya.

Dengan banyaknya titik cheering, Sumarno berharap masyarakat merasa memiliki Purwokerto Half Marathon. Event tersebut tidak hanya menjadi milik panitia dan pelari, tetapi juga menjadi gawe bersama warga Purwokerto.

“Kami berharap masyarakat Purwokerto merasa punya gawe, yaitu Purwokerto Half Marathon,” katanya.

Selain rekor cheering terbanyak, penyelenggara juga menyiapkan pemecahan rekor MURI edukasi pelari terbanyak tentang perlindungan konsumen. Edukasi tersebut dikemas melalui kampanye Run From Scam.

Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, Sumarno mengatakan, edukasi perlindungan konsumen penting karena transaksi masyarakat saat ini semakin banyak menggunakan layanan digital. Di sisi lain, risiko penipuan atau scam juga terus meningkat.

“Sekarang transaksi perbankan sudah menggunakan digitalisasi. Berbagai scam banyak terjadi. Edukasi ini sangat penting agar masyarakat tidak mudah merespons komunikasi yang masuk ke HP,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menerima telepon atau pesan dari nomor tidak dikenal. Menurutnya, penipuan digital kerap terjadi saat korban lengah.

“Kadang masyarakat terlalu mudah dibujuk karena tidak paham. Biasanya juga terjadi di momentum kita lagi blank, jam 12 malam atau jam 1 malam,” katanya.

Dari sisi ekonomi, Pemprov Jateng berharap perputaran uang dari Purwokerto Half Marathon 2026 meningkat dibanding dua penyelenggaraan sebelumnya. Pada 2024, perputaran ekonomi disebut mencapai sekitar Rp6,4 miliar, lalu naik menjadi Rp8,5 miliar pada 2025.

Baca Juga :  Peserta 44 Negara Ramaikan Red Dress Run, Budaya Jateng Curi Perhatian Dunia

“Tahun 2026 ini harapannya menjadi Rp10 miliar. Mudah-mudahan berhasil, bahkan lebih dari itu,” ujar Sumarno.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Banyumas Junaidi mengatakan Banyumas bangga karena Purwokerto Half Marathon kembali terselenggara untuk ketiga kalinya.

“Banyumas berbangga karena half marathon sudah tiga kali ini terselenggara. Kami berharap half marathon bisa memberikan manfaat bagi Kabupaten Banyumas,” kata Junaidi.

Menurut Junaidi, penyelenggaraan tahun ini disiapkan melalui kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, panitia, maupun stakeholder terkait.

“Kami beserta panitia menyiapkan dengan semangat kolaborasi, dan bisa lebih baik dari penyelenggaraan sebelumnya,” ujarnya.

Race Director Purwokerto Half Marathon 2026, Ronny Yuliananto Kurniawan, mengatakan kesiapan penyelenggaraan berjalan baik berkat dukungan berbagai pihak, termasuk dukungan pengamanan.

“Kesiapan semuanya berjalan dengan baik berkat dukungan seluruh stakeholder dari provinsi maupun kabupaten, termasuk dukungan pengamanan,” kata Ronny.

Ronny berharap Purwokerto Half Marathon 2026 memberi manfaat maksimal bagi masyarakat. Salah satunya melalui rencana pemecahan rekor MURI cheering terbanyak.

“Harapannya event ini dapat memberi kemanfaatan maksimal bagi masyarakat. Termasuk nanti insyaallah ada pemecahan rekor MURI untuk cheering terbanyak,” ujarnya.

Ia menyebut, hingga saat ini sudah ada 70 kelompok cheering yang terdaftar untuk memeriahkan rute Purwokerto Half Marathon. Jumlah itu belum termasuk masyarakat umum yang akan menonton di sepanjang lintasan.

“Keterlibatan sudah terdaftar 70 kelompok, belum termasuk masyarakat yang menonton secara spontan,” kata Ronny.

Peserta tahun ini totalnya 6.000 terdiri atas 2.000 pelari kategori half marathon 21K, 1.750 pelari 10K, 2.000 pelari 5K, dan 250 peserta 3K fun run.

Dengan target dua rekor MURI tersebut, Purwokerto Half Marathon 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi lari, tetapi juga ruang promosi sport tourism, budaya, edukasi digital, dan penggerak ekonomi lokal Banyumas.***

Berita Terkait

Satu Dekade Borobudur Marathon, Kuota Peserta Naik Jadi 12.500 Pelari
Sekda Sumarno Kagum Rute Kebumen Geopark Trail Run 2026: Melihat Laut Sambil Trail Run Itu Luar Biasa
2.935 Atlet Taekwondo Ikuti Gubernur Jateng Cup 2026, Cetak Juara Nasional
Ribuan Pelari Ikut Dieng Caldera Race 2026, Sekda Jateng Lihat Potensi Besar Sport Tourism Dieng
Ikut PSMTI Walk & Run 2026, Gus Yasin Kampanyekan Hidup Sehat
Event Tidar Borobudur 10K Sukses Besar, Ribuan Pelari Padati Kota Magelang
Purwokerto Half Marathon 2026 Berlangsung Semarak, Pelari Sebut Fasilitas Memuaskan
Peserta 44 Negara Ramaikan Red Dress Run, Budaya Jateng Curi Perhatian Dunia

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:40 WIB

Satu Dekade Borobudur Marathon, Kuota Peserta Naik Jadi 12.500 Pelari

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:35 WIB

Sekda Sumarno Kagum Rute Kebumen Geopark Trail Run 2026: Melihat Laut Sambil Trail Run Itu Luar Biasa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:38 WIB

2.935 Atlet Taekwondo Ikuti Gubernur Jateng Cup 2026, Cetak Juara Nasional

Senin, 22 Juni 2026 - 07:34 WIB

Ribuan Pelari Ikut Dieng Caldera Race 2026, Sekda Jateng Lihat Potensi Besar Sport Tourism Dieng

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:32 WIB

Ikut PSMTI Walk & Run 2026, Gus Yasin Kampanyekan Hidup Sehat

Berita Terbaru