Rekor MURI Cek Kesehatan Gratis, Pemprov Jateng Apresiasi Dunia Usaha

- Reporter

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Antusiasme masyarakat di Jawa Tengah untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis sangat tinggi. Salah satunya ditunjukkan dengan anugerah Rekor Muri dalam rangka pemeriksaan kesehatan gratis pada 53 perusahaan di Jawa Tengah.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno, memberikan apresiasi kepada semua pihak atas kontribusi serta kolaborasi dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis untuk pekerja tersebut.

“Kami dari Pemprov Jateng mengucapkan terima kasih dan apresiasi luar biasa atas kolaborasi dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis untuk pekerja ini,” katanya.

Hal itu disampaikan Sekda saat hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen, dalam Penganugerahan Piagam Muri, Pemeriksaan Kesehatan Gratis Terintegrasi SatuSehat pada Pekerja di Perusahaan Terbanyak (53 Perusahaan dalam kurun waktu 5 hari), Selasa, 10 Februari 2026, di Lantai 6 Gedung Penunjang RS Kariadi Semarang.

Piagam penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia itu, dianugerahkan kepada RS Kariadi dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, yang berkolaborasi dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis untuk pekerja.

Sumarno mengatakan, pemeriksaan gratis merupakan upaya preventif, bagian dari ‘effort’ agar tidak terjangkit penyakit kronis. Melalui kolaborasi dengan dunia usaha, langkah ini merupakan cara efektif untuk mendukung kinerja pegawai.

Baca Juga :  Bank Mandiri Taspen Pastikan Transaksi Nasabah Tetap Aman dan Lancar

“Kinerja yang baik dimulai dengan orang-orangnya sehat terlebih dahulu,” katanya.

Penghargaan dari Muri, lanjutnya, tujuannya bukan semata-mata mendapatkan rekor. Akan tetapi menjadi motivasi dan inspirasi agar ke depan eksekusi lebih baik lagi.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, Presiden Prabowo membuat program cek kesehatan gratis tujuan utamanya sederhana. Yaitu, memastikan rakyatnya sehat. Cara yang paling gampang, adalah dengan rajin cek.

Selain dilakukan pengecekan, katanya, jika diketahui tidak sehat, masyarakat juga akan diobati dengan gratis.

“Kita menginginkan masyarakat cek kesehatan setiap tahun sekali ya. Bukan sekali seumur hidup. Ini kayak ulang tahun, setiap tahun harus dilakukan,” tegasnya.

Budi menambahkan, cek kesehatan sekarang tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan seperti RS atau Puskesmas. Namun juga bisa dilaksanakan di sekolah menyasar anak-anak, dan perusahaan untuk menyasar pekerja.

Dalam sambutannya, Budi mengatakan, tiga persoalan kesehatan yang paling besar dialami masyarakat Indonesia. Pertama obesitas, kedua masalah infeksi pada gigi, dan ketiga darah tinggi. Adapun penyakit yang membuat orang cepat meninggal adalah stroke dan jantung. Dia meminta supaya masyarakat rutin melakukan cek tekanan darah, lemak darah dan gula darah.

Baca Juga :  Penduduk Miskin di Jateng 9,58 Persen, Penurunan Tertinggi se-Jawa

Direktur Utama RS Kariadi Agus Akhmadi dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan RS Kariadi sebagai bagian dari menyambut bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026. Tercatat 1.210 pekerja telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut, selama kurun waktu 26 – 31 Januari 2026 (lima hari).

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, meliputi cek tekanan darah tinggi badan, berat badan, tinggi badan, cek gula darah, cek asam urat dan cek kolesterol.

“Hasil pemeriksaa, kolesterol yang tinggi ada 22%. Tekanan darah tinggi ada 36% dan overweight ada 34%,” bebernya.

Selain itu, terdapat 3% tenaga pegawai perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan dan sebagai besar pegawai dinyatakan sehat dan layak bekerja. Pemeriksaan kebugaran pegawai juga telah dilaksanakan empat kali dalam setahun dengan hasil sebagian besar pegawai dinyatakan sehat.

Pada tempat terpisah, Lantai 1 Gedung Penunjang, puluhan pekerja RS Kariadi juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis. Salah satu pekerja, Bima, mengaku sangat dibantu dengan cek pemeriksaan tersebut.

“Alhamdulillah hasilnya baik. Kalau rajin cek jadi tahu kondisi kesehatan sejak dini,” ujarnya.*

Berita Terkait

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata
AMDATARA Tanam Bibit Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Jawa Tengah
KEK Kendal Moncer, Ahmad Luthfi Bidik Investor Singapura untuk Kawasan Industri Baru di Jateng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:07 WIB

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:16 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:08 WIB

Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terbaru