Retakan Tanggul Sungai Tuntang Picu Kewaspadaan, Pemprov Minta BBWS Gerak Cepat

- Reporter

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meminta kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana untuk mempercepat perbaikan tanggul Sungai Tuntang di berbatasan antara Kabupaten Demak dengan Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang mengalami keretakan.

Pemprov Jateng telah berkomunikasi dengan BBWS Pemali Juana terkait adanya retakan ini. Apalagi, retakan itu berada di dekat titik yang jebol Februari 2026 lalu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan, ada dua penanganan yang dilakukan oleh BBWS Pemali Juana. Meliputi penguatan tanggul dengan pemasangan bronjong yang diisi batu. Selanjutnya diperkuat pula dengan sandbag atau tumpukan karung berisi pasir.

Baca Juga :  Organda Tanjung Emas Bersih-Bersih Lumpur di Jalan Yos Sudarso untuk Cegah Kecelakaan

“Dengan langkah ini harapannya tanggul akan lebih stabil dan terjaga dengan baik,” kata Henggar di Semarang pada Kamis, 26 Maret 2026.

Menurutnya, untuk penguatan menggunakan sandbag tak membutuhkan waktu lama. Karung pasir ditata di titik yang terjadi retakan. Selanjutnya untuk pemasangan menggunakan bronjong, membutuhkan proses waktu, karena harus di titik yang tepat agar tidak sampai sampai longsor atau retak kembali.

Adanya retakan ini, lanjut Henggar, karena saat pengerjaan pada Februari lalu dilakukan dengan cepat. Saat itu BBWS ditarget tiga hari selesai, karena berkejaran dengan waktu jelang Lebaran 2026.

“Setelah bencana itu, penanganan harus cepat. Setelah banjir dan tanggul jebol, maka penanganan tanggul ditarget tiga hari selesai, agar Pemprov bisa segera menanganani ruas jalan yang rusak,” ujar Henggar.

Baca Juga :  Malaysian Technical Standard Forum Bhd Melakukan Kunjungan ke Telkomsel

Saat ini pihaknya berharap penanganan retakan bisa dipercepat. Apalagi saat ini masih terjadi hujan, meski intensitas tidak setinggi pada awal 2026. Namun upaya antisipasi mesti dilakukan, jangan sampai debit air sungai naik dan menambah parah kerusakan tanggul.

“Sudah kami komunikasikan dengan BBWS. Segera ditangani,” jelas Henggar.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan dan Demak serta stakeholder terkait agar melakukan perawatan, terutama terkait tanggul sungai. Misalnya dengan melakukan penanaman pohon dan perawatan lainnya.

“Rawat tanggulnya, tanami pohon, di sekitar tanggul, terus masyarakat juga jangan buang sampah sembarangan,” katanya beberapa waktu lalu.*

Berita Terkait

Peduli Anabul, PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW hingga November 2026
Api Lalap 10 Hektare TPA Jatibarang, Tim Gabungan Jateng Berjibaku Memadamkan
JTAB Petani Gajian Jadi Solusi Petani Jateng, Luthfi Minta Diperluas
Luthfi Ingin Kejayaan Tenis Meja Jateng Kembali, PTMSI Diminta Berinovasi
Ahmad Luthfi Santuni Korban Kecelakaan Kereta, Minta Warga Tak Terobos Perlintasan
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Pemprov Siapkan Perbaikan
Pemprov Jateng Bergerak, Dampingi Keluarga Korban Tawuran dan Perundungan di Sragen dan Brebes
Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Peduli Anabul, PET KINGDOM Kembali Gelar CARE FOR PAW hingga November 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Api Lalap 10 Hektare TPA Jatibarang, Tim Gabungan Jateng Berjibaku Memadamkan

Kamis, 17 September 2026 - 18:45 WIB

JTAB Petani Gajian Jadi Solusi Petani Jateng, Luthfi Minta Diperluas

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Luthfi Ingin Kejayaan Tenis Meja Jateng Kembali, PTMSI Diminta Berinovasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:25 WIB

Ahmad Luthfi Santuni Korban Kecelakaan Kereta, Minta Warga Tak Terobos Perlintasan

Berita Terbaru