Seleksi Paskibraka Jateng Harus Transparan, Heri Londo: Jangan Ada Titip-menitip

- Reporter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, meminta proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi berlangsung transparan dan objektif. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan intervensi maupun menitipkan nama peserta tertentu dalam proses penyaringan.

Menurut dia, Paskibraka merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda sekaligus menjadi representasi daerah dalam momentum penting kenegaraan. Karena itu, peserta yang terpilih harus benar-benar berdasarkan kemampuan, integritas, kedisiplinan, dan hasil seleksi.

“Seleksi Paskibraka harus benar-benar objektif. Jangan ada titipan atau intervensi dari pihak mana pun. Biarkan peserta yang memiliki kemampuan dan memenuhi seluruh persyaratan yang terpilih,” ujar Heri Londo, sapaan akrabnya.

Berdasarkan data Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah, sebanyak 70 peserta dari 35 kabupaten/kota mengikuti seleksi tingkat provinsi sejak Juni 2026. Dari proses tersebut, sebanyak 45 pelajar ditetapkan berhak bertugas sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga :  Jateng Merah Putih, Ringankan Beban Wajib Pajak Kendaraan Bermotor

Heri mengapresiasi proses seleksi yang dilakukan dengan mengedepankan mekanisme penyaringan. Menurutnya, transparansi penting untuk menjaga kepercayaan peserta maupun masyarakat terhadap proses rekrutmen Paskibraka.

“Kalau prosesnya transparan dan kriterianya jelas, peserta akan menerima hasil seleksi dengan baik. Yang kita bangun bukan hanya kemampuan baris-berbaris, tetapi juga rasa percaya diri, disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kebangsaan,” katanya.

Selain memilih Paskibraka tingkat provinsi, Jawa Tengah juga berhasil meloloskan satu pasang putra-putri terbaik untuk bertugas di Istana Negara pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dua pelajar tersebut yakni Dimas Putra dari Kota Salatiga dan Nada dari Kabupaten Cilacap.

Heri menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pelajar Jawa Tengah memiliki potensi untuk bersaing di tingkat nasional. Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi peserta lain untuk terus mengembangkan kemampuan dan karakter.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Ajak Media Bersinergi Wujudkan Pemerintahan Transparan di Jateng

Menurutnya, proses pembinaan tidak boleh berhenti setelah peserta terpilih. Para anggota Paskibraka perlu mendapatkan pendampingan agar nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, nasionalisme, dan tanggung jawab yang diperoleh selama proses pembinaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mereka adalah generasi muda yang nantinya akan menjadi bagian dari masa depan bangsa. Karena itu, Paskibraka harus menjadi ruang untuk membentuk karakter dan kepemimpinan, bukan sekadar menjalankan tugas pada upacara,” ujarnya.

Heri juga berharap seluruh pihak menghormati hasil seleksi yang telah dilakukan. Menurutnya, menjaga integritas proses seleksi merupakan bagian penting dalam memberikan penghargaan yang adil kepada para pelajar yang telah mengikuti tahapan dengan sungguh-sungguh.

“Jangan sampai ada peserta yang sudah berjuang dan memenuhi kriteria justru kalah karena intervensi. Kita harus memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru