Simphony DCF 2025 Berlangsung Meriah, Ribuan Lampion Hiasi Dinginnya Langit Dieng

- Reporter

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARNEGARA – Gelaran Dieng Culture Festival (DCF) dari tahun ke tahun, selalu menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Pun dengan dengan gelaran DCF 2025, ribuan pengunjung dari penjuru daerah di Jawa Tengah, Indonesia, maupun mancanegara memenuhi acara.

Hal itu tampak dalam rangkaian acara pada hari pertama, Sabtu (23/8/2025). Sejak dibuka di Lapangan Gatotkaca Sabtu sore hingga puncak acara Simphony Dieng yang digelar di Lapangan Pandawa Kawasan Candi Dieng, puluhan ribu orang membanjiri acara yang mengangkat tema “Back to The Culture” itu.

Pada malam Simphony Dieng, sejumlah musisi nasional ikut meramaikan. Di antaranya Nugie, Tiara Andini, dan Monita Tahalea. Acara ditutup oleh Prawiratama Orchestra, yang menghangatkan suasana di tengah udara dingin Dieng.

Pengunjung asal Tangerang, Yuni, sengaja datang ke DCF, untuk merasakan atmosfer event yang sudah berjalan belasan tahun itu. Salah satu yang menjadi daya tarik DCF adalah pagelaran budaya, konser musik, dan penerbangan lampion.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi: Api Perjuangan Pepabri Terus Menjaga Keamanan Masyarakat

“Ini baru pertama ke DCF. Ke sini karena tertarik untuk nonton konser musiknya, lalu menerbangkan lampion bersama-sama,” ujarnya, ditemui saat acara Simphony Dieng.

Yuni menilai, gelaran tahun ini sudah keren. Apalagi dia sudah mendambakan ingin datang langsung ke DCF sejak 2017.

“Harapan ke depan lebih baik lagi dari tahun ini, tapi ini sudah seru sih. Keren,” ujarnya.

Pengunjung lain, Nur Kholifa asal Banjarnegara, mengaku sudah beberapa kali datang ke DCF. Tahun ini tidak kalah seru dan menarik dengan gelaran sebelum-sebelumnya. Artis pada pagelaran musik tahun ini, membuat penonton bertanya-tanya karena sejak awal tidak disebutkan.

“Aku nggak nyangka artisnya bakal Tiara Andini. Soalnya itu seperti misteri banget, tahu artisnya itu akhiran. Semoga tahun depan lebih meriah lagi, lebih banyak pengunjungnya lagi,” ujarnya.

Baca Juga :  Evakuasi Korban Longsor Situkung Dikebut, Ahmad Luthfi: Waspadai Bencana Susulan

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadi salah satu pengunjung yang merasakan atmosfer DCF 2025 tersebut. Selain itu juga ada Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) RI Agus Harimurti Yudhoyono, dan Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesa.

Ahmad Luthfi mengatakan, DCF merupakan tradisi yang tidak hanya menjadi ikon dari Banjarnegara dan Wonosobo, Jawa Tengah, tetapi juga Indonesia. Di mana di dalamnya terdapat tradisi potong rambut gimbal.

Keberlanjutan dari kegiatan tersebut, ujarnya, harus terus didukung, sebagai bentuk melestarikan budaya dan tradisi masyarakat, sehingga dapat dikenal ke seluruh dunia.

“Ini dikelola oleh Bumdes, oleh para pemuda kita, dan dibina oleh bupati. Provinsi hanya asistensi karena sudah terbiasa. Ini adalah potensi masyarakat yang datangnya dari bawah,” katanya, seusai menyaksikan Simphony Dieng.

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru