Sosialisasi di Cilacap, DPR dan BGN Ingatkan Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Pengadaan Dapur MBG

- Reporter

Minggu, 27 Juli 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id, Cilacap – Badan Gizi Nasional (BGN) dan DPR RI terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG adalah langkah nyata presiden Prabowo Subianto dalam mensejahterakan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi.

Kegiatan sosialisasi program MBG kali ini bertempat di Gedung BLK Cilacap pada Jum’at, 25 Juli 2025. Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia itu dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan diikuti ratusan peserta.

Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih, Staff Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional Teguh Suparngadi, dan Kepala SPPG Cilacap Tengah Farizal Surno Suwito.

Dalam kesempatannya, anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih menyambut baik program andalan Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan akses gizi bagi jutaan masyarakat Indonesia.

“Program MBG dilaksanakan untuk menyediakan nutrisi berkualitas bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar serta menciptakan lapangan kerja,” kata Teti Rohatiningsih.

Meski begitu, Teti tetap memperingati warga Kabupaten Cilacap untuk tetap berhati-hati apabila ada yang mengaku sebagai perwakilan BGN dengan meminta dana diawal untuk menawarkan pembukaan dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga :  Tinjau Padasari, Wagub Pastikan Huntara dan Fasilitas Ibadah Pengungsi Siap

“Terdapat oknum organisasi kemasyarakatan (ormas), dan yayasan yang tidak bertanggung jawab yang menawarkan pengadaan SPPG dalam Program MBG. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk lebih waspada agar tidak tertipu oleh penawaran tersebut serta mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang berkaitan dengan pengadaan SPPG,” ungkap Teti.

Pendaftaran sebagai mitra BGN hanya dapat dilakukan melalui situs web resmi mitra.bgn.go.id.

“Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi, mengawasi, dan mendukung pelaksanaan Program MBG agar berjalan dengan baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” tambahnya dengan tegas.

Kemudian, Staff Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional Teguh Suparngadi menyampaikan tujuan-tujuan yang akan dicapai dengan adanya program MBG seperti untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.

“Presiden menargetkan agar pada akhir tahun 2025, seluruh wilayah Indonesia dapat merasakan manfaat dari program ini,” harap Teguh.

Teguh Suparngadi juga menyampaikan mengenai perkembangan dapur sehat yang ada di Kabupaten Cilacap. Ia mengungkapkan bahwa perhari ini sudah terdapat 10 SPPG yang telah berjalan.

“Saat ini, total kebutuhan SPPG di Kabupaten Cilacap sekitar 139 SPPG. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 SPPG telah beroperasi, 5 SPPG sedang dalam proses menuju operasional, dan sekitar 35 SPPG lainnya masih dalam tahap pembangunan,” paparnya.

Baca Juga :  Pawai Obor Warnai Malam Tahun Baru Islam di Jepara, Wagub Serukan Semangat Perubahan

Sementara itu, Kepala SPPG Cilacap Tengah Farizal Surno Suwito mengajak warga Cilacap untuk berperan aktif dalam program MBG ini khususnya dalam menghidupi dapur sehat atau SPPG.

“Masyarakat sudah harus memulai untuk menanam sayur dan beternak guna mendukung suplai bahan pangan untuk SPPG. Saat ini, beberapa wilayah di Cilacap mulai mengalami kekurangan pasokan bahan baku, yang berisiko mengganggu kelancaran operasional dapur sehat,” imbuh Farizal.

Partisipasi aktif dari masyarakat sangat diperlukan agar keberlanjutan program tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan secara adil dan merata.

Program Makan Bergizi Gratis bertujuan mengubah perilaku makan ke arah yang lebih sehat, meningkatkan literasi gizi anak dan keluarga, serta menjadikan gizi bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Manfaat program MBG tidak hanya dirasakan oleh anak-anak dan ibu hamil/menyusui sebagai penerima langsung, tetapi juga menggerakkan ekonomi dan edukasi gizi dari rumah. Lebih dari sekadar berbagi makanan, program ini adalah fondasi perubahan budaya makan demi generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.***

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru