Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Pesisir Rembang

- Reporter

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REMBANG — Kesadaran menjaga lingkungan perlu ditanamkan sejak dini, termasuk di lingkungan pesantren. Dengan semangat itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak ratusan santri Pondok Pesantren Al Anwar 4 Sarang Rembang, menanam mangrove di Pantai Sarang, Desa Temperak, Kabupaten Rembang, Sabtu, 6 Juni 2026.

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu menjadi bagian dari pengabdian ekologi pesantren sekaligus upaya menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian pesisir.

“Kita mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” katanya.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini mengatakan, kawasan pantai di Jawa Tengah menghadapi ancaman abrasi yang membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, edukasi dan aksi nyata pelestarian lingkungan harus terus digalakkan, termasuk melalui pesantren.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Buka GIIAS Semarang, Janji Insentif Perusahaan dan Pelaku Usaha

“Pesisir Jawa Tengah sarat dengan abrasi. Kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi kita menyelamatkan bibir-bibir pantai yang ada di Jawa Tengah,” katanya.

Gus Yasin yang memimpin Jateng bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, menjelaskan, gerakan penanaman tersebut juga menjadi bagian dari program Mageri Segoro yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Program itu tidak hanya berorientasi pada rehabilitasi kawasan pesisir, tetapi juga membangun budaya menjaga lingkungan di tengah masyarakat.

Karena itu, Pemprov Jateng mendorong lebih banyak pondok pesantren terlibat dalam gerakan serupa. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu lingkungan sekaligus menjadi penggerak pelestarian alam di daerah masing-masing.

“Kita ajak bersama-sama mencintai lingkungan. Nanti pondok-pondok pesantren bisa berkolaborasi sehingga muncul kecintaan terhadap ekologi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Datangkan Tambahan Alat Berat di Lokasi Longsor Cibeunying Cilacap, Pencarian Terkendala Hujan Deras

Semangat itu terlihat dari antusiasme para santri yang rela berpanas-panasan dan berjalan di area berlumpur untuk menanam bibit mangrove. Bagi sebagian peserta, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama yang memberi kesan mendalam.

Salah satunya Konita Tunada. Santri yang mengikuti kegiatan itu mengaku senang bisa terlibat langsung dalam aksi pelestarian lingkungan bersama teman-temannya menjelang kelulusan.

“Seru sekali karena ini pengalaman baru. Bisa bareng-bareng sama teman satu angkatan. Ini juga bagian dari merayakan wisuda terakhir bersama teman-teman,” katanya.

Sedikitnya 400 bibit mangrove, 50 pohon cemara, dan 200 pohon ketapang ditanam dalam kegiatan tersebut.

Tanaman-tanaman itu diharapkan menjadi benteng alami yang mampu melindungi garis pantai dari ancaman abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.***

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru