Ternak Warga Banjarnegara Jadi Korban Longsor, Gubernur Luthfi: Semua Didata dan Dibantu

- Reporter

Selasa, 18 November 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARNEGARA – Longsor besar yang menerjang Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara, tidak hanya merusak rumah dan menelan korban jiwa manusia.

Tetapi juga memukul keras sektor peternakan warga. Data resmi menunjukkan 30 ekor sapi dan 250 kambing hilang atau tertimbun material longsor, dengan total kerugian mencapai Rp 640 juta.

Petugas belum dapat menelusuri seluruh lokasi kandang karena kondisi tanah masih labil. Penanganan ternak baru bisa dilakukan setelah area dinyatakan aman.

Baca Juga :  HUT Sindhu Laras Bocah ke-4, Gus Yasin Harap Budaya Jadi Ruang Tumbuh Karakter

Kepala Desa Pandanarum, Misrod saat mendampingi kunjungan Gubernur Luthfi di pos pengungsian menuturkan beberapa warga sempat enggan dievakuasi karena khawatir pada hewan ternaknya.

Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pendataan ternak sudah dilakukan dan pemulihan akan menjadi bagian dari program penanganan pascabencana.

“Jadi begini, ternak sudah kami data. Jadi ada di lapangan nanti relawan yang akan kasih rumput. Kemudian didata pak kades, ini ternak siapa saja. Bagi mereka yang ternaknya hilang nanti didatakan, kami bantu recovery,” ujar Gubernur.

Baca Juga :  Tani Merdeka Lahir dari Jawa Tengah, Kini Menggema ke Seluruh Nusantara

Sementara itu, kerugian di sektor pertanian warga mencapai Rp2,999 miliar meliputi padi, cabai, tomat hingga kapulaga. Serta kerusakan irigasi sekitar Rp50 juta, sehingga total kerugian keseluruhan melampaui Rp3,7 miliar.

Dalam arahannya, Gubernur Luthfi menegaskan pemulihan warga Situkung harus mencakup seluruh aspek, termasuk mata pencaharian.

“Ini bukan sekadar tempat tinggal—kebutuhan sandang, pangan, papan, dan pekerjaan warga harus dipikirkan bersama,” ucapnya.**

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru