Wagub Jateng Apresiasi Kalimasada Travel sebagai Wujud Kemandirian Ekonomi Warga NU

- Reporter

Rabu, 8 Oktober 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menegaskan pendirian Kalimasada Travel Tour Haji & Umrah, yang diinisiasi oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Jawa Tengah, merupakan langkah nyata warga Nahdlatul Ulama (NU) dalam membangun kemandirian ekonomi umat berbasis pesantren.

Yasin mengatakan, Kalimasada menjadi bukti nyata pesantren dan para kiai mampu berperan aktif tidak hanya dalam bidang dakwah dan pendidikan, tetapi juga dalam penguatan ekonomi keumatan.

“Alhamdulillah, hari ini secara resmi dilakukan peresmian Travel Umroh dan Haji PT Kalimasada yang diinisiasi oleh para kiai, khususnya yang tergabung dalam RMI Jawa Tengah,” ujar Yasin usai menghadiri peresmian Kalimasada Travel Tour Haji & Umrah di kawasan CitraGrand, Semarang, Rabu 8 Oktober 2025.

Menurutnya, Kalimasada merupakan bentuk dedikasi para kiai NU dan pengurus RMI terhadap kesejahteraan para guru madrasah diniyah (madin) dan guru pesantren.

Baca Juga :  Produksi Padi Triwulan Pertama Jateng Ditargetkan Capai 3,35 Juta Ton

“Travel ini didedikasikan untuk para guru madin dan guru-guru pesantren. Insyaallah, pemberangkatan pertama akan dilakukan untuk para kiai, termasuk yang dipimpin oleh Kiai Machin bersama kawan-kawan,” jelasnya.

Yasin menilai, model usaha seperti ini menarik karena berbeda dari travel umrah pada umumnya. Selain melayani jamaah, sebagian besar hasil usahanya akan disisihkan untuk kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan madrasah dan pesantren.

“Biasanya travel umroh hanya melayani jamaah umum, tapi kali ini justru dari jamaah haji untuk guru-guru. Sebagian besar hasilnya akan disisihkan untuk pergerakan sosial dan keagamaan. Ini yang saya sangat apresiasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah mendukung penuh langkah ini, terlebih di tengah banyaknya kasus travel umrah yang tidak amanah. Keberadaan Kalimasada diharapkan menjadi contoh pengelolaan travel yang profesional, transparan, dan berpihak kepada kepentingan umat.

“Pemerintah tentu sangat mendukung langkah seperti ini. Karena banyak pemberitaan tentang travel umroh yang tidak amanah. Dengan adanya PT Kalimasada, semoga bisa menjadi wadah yang benar-benar bisa dipercaya serta membawa kemanfaatan untuk perjuangan,” kata putra ulama karismatik KH Maimoen Zubair itu.

Baca Juga :  PKK Jateng Siapkan Pendampingan Ternak Ayam Petelur untuk Keluarga Pra-Sejahtera

Lebih jauh, Yasin juga berharap Kalimasada dapat mengembangkan program sosial yang berdampak langsung bagi para guru dan masyarakat pesantren.

“Ke depan, ini bisa dikembangkan, misalnya melalui program bedah rumah untuk guru, yang dananya bersumber dari hasil kegiatan travel umroh ini,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan doa dan harapan agar Kalimasada segera mencapai target 10.000 jamaah agar bisa memperoleh izin operasional tersendiri dari pemerintah.

“Selamat, dan saya berdoa semoga segera tercapai target pendaftaran 10.000 jamaah agar bisa mendapatkan izin tersendiri. Ini luar biasa karena bisa membantu guru, madrasah, dan masyarakat sekitar,” tandasnya.*

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru