Wamenag: Pemerintah Pastikan Biaya Haji 2025 Rasional

- Reporter

Rabu, 4 Desember 2024 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Agama RI, Romo Syafi’i/Istimewa.

Wakil Menteri Agama RI, Romo Syafi’i/Istimewa.

Jakarta – Wakil Menteri Agama RI, Romo R Muhammad Syafi’i, mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta agar kebijakan terkait ongkos haji dirancang lebih rasional dan efisien tanpa mengurangi kualitas pelayanan.

“Presiden RI sangat memperhatikan kebutuhan jemaah haji, termasuk memastikan kebijakan biaya haji dirancang secara rasional tanpa mengurangi kualitas layanan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan pelayanan haji yang lebih baik,” ujar Romo Syafi’i, Selasa (3/12/2024).

Hal ini disampaikannya dalam Seminar Nasional bertema “Tantangan Investasi dan Optimalisasi Pengelolaan Dana Haji” yang berlangsung di Jakarta.

Turut hadir, Kepala BPKH, Fadlul Imansyah, Kepala BP Danantara, Muliaman Hadad, Pimpinan Baznas, Zainul Bahar Noor, Anggota DPR Komisi VIII, Ina Ammania, Presidium Nasional KAHMI, Abdullah Puteh, dan Guru Besar Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Euis Amalia.

Baca Juga :  IDSD 2025 Tunjukkan Jateng Unggul, Banyak Daerah Masuk Kategori Maju

Lebih lanjut, Wamenag Romo Syafi’i juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap kebutuhan jemaah haji. Salah satu upayanya adalah membangun Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Menurut Romo, rencana pembangunan Kampung Haji ini ditujukan untuk memberikan pelayanan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi jemaah haji asal Indonesia.

Baca Juga :  Danamon Prasmul EduWealth Resmi Diluncurkan, Perkuat Perencanaan Pendidikan Masa Depan Anak

“Kawasan ini direncanakan akan dibangun di atas lahan seluas 50 hektare di Jabal Umar. Kawasan seluas 50 hektare di Jabal Umar tersebut merupakan konsesi Kerajaan Arab Saudi selama 100 tahun untuk Indonesia,” tambah Romo.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa tantangan besar dalam pengelolaan dana haji adalah keberlanjutan pembiayaan, terutama jika kuota haji meningkat atau ada keberangkatan haji dua kali dalam satu tahun seperti yang diperkirakan pada tahun 2027 mendatang.

“Sinergi antara pemerintah, pengelola dana, dan masyarakat sangat penting agar pelayanan haji tidak hanya lebih baik, tetapi juga berkesinambungan,” tegasnya.*

Berita Terkait

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat
INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi
Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM
Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir
Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras
Karhutla Meluas, Menko Polkam Dorong Pemadaman Dipercepat dan Layanan Kesehatan Diperkuat
Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Perkuat Stabilitas Politik dan Keamanan
Oktober Masih Rawan Karhutla, Pemerintah Optimalkan Pemadaman dan Pencegahan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras

Berita Terbaru