2.266 Anggota REI Jateng Siap Percepat Program 3 Juta Rumah

- Reporter

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Wisma Perdamaian Semarang, Rabu (11/2/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 REI.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi pengembang perumahan dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah guna mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah.

Ketua DPD REI Jawa Tengah, Harmawan Mardiyanto, menyampaikan Rakerda merupakan forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah seluruh anggota REI Jateng. Menurutnya, tantangan pemenuhan kebutuhan perumahan membutuhkan sinergi yang kuat antara pengembang, pemerintah, dan sektor perbankan.

“REI Jawa Tengah berkomitmen mendukung Program 3 Juta Rumah melalui pembangunan perumahan yang berkualitas, baik rumah komersial maupun rumah subsidi,” ujar Harmawan.

Hingga akhir 2025, DPD REI Jawa Tengah memiliki 2.266 anggota yang tersebar di tujuh komisariat. Para anggota tersebut aktif berkontribusi dalam penyediaan perumahan, khususnya rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Pada tahun 2025, Jawa Tengah tercatat sebagai penyumbang rumah FLPP terbesar kedua secara nasional. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi REI dengan berbagai asosiasi pengembang perumahan serta dukungan perbankan.

Baca Juga :  Transportasi Aglomerasi Kian Nyata, Magelang–Temanggung Masuk Jaringan Trans Jateng

“Dalam dua tahun terakhir, kualitas rumah FLPP di Jawa Tengah terus meningkat dan proyek-proyeknya telah dua kali dikunjungi langsung oleh Menteri PKP,” kata Harmawan.

Ia juga mengungkapkan rencana agenda nasional perumahan yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026 di Jawa Tengah dan dijadwalkan akan dihadiri oleh Menteri PKP bersama Presiden Prabowo Subianto.

Mewakili Ketua Umum DPP REI, Ketua Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) DPP REI MR Priyanto menegaskan bahwa REI di usia ke-54 semakin meneguhkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyediaan hunian layak dan terjangkau.

“REI tidak hanya bergerak di sektor bisnis properti, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung penyediaan hunian bagi masyarakat,” ujarnya.

Priyanto menjelaskan bahwa sektor perumahan memiliki dampak besar terhadap perekonomian. Pembangunan satu unit rumah mampu menggerakkan lebih dari 170 jenis usaha turunan dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi pengembang, mulai dari proses perizinan, tata ruang, hingga pembiayaan. Meski demikian, ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dinilai progresif dan solutif.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi: Investasi Aman, Ekspor Jateng Kian Moncer

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmen Pemprov Jateng dalam mendukung Program 3 Juta Rumah. Saat ini, kebutuhan rumah di Jawa Tengah mencapai sekitar 1,33 juta unit.

Ia menjelaskan bahwa sekitar satu juta unit di antaranya merupakan kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem yang akan dipenuhi melalui program Satu RW Satu Rumah Layak Huni.

Adapun sisanya merupakan kebutuhan rumah baru yang akan dipenuhi melalui kolaborasi dengan pengembang dan asosiasi perumahan seperti REI Jateng dan lainnya.

Terkait tata ruang dan perlindungan lahan hijau, Luthfi menegaskan Pemprov Jateng terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta Kementerian ATR/BPN.

“Pembangunan perumahan harus berjalan seimbang dengan perlindungan lingkungan. Prinsip kami adalah komunikasi, evaluasi, dan solusi bersama,” tegasnya.

Gubernur berharap Rakerda REI Jawa Tengah mampu menghasilkan langkah strategis yang konkret untuk mempercepat penyediaan perumahan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.***

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru