Bulog Jateng Mulai Salurkan Bantuan Pangan Beras Tahap III Desember 2024, Sasar 2.355.966 Penerima

- Reporter

Jumat, 6 Desember 2024 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sopran Kenedi.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sopran Kenedi.

Semarang – Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Pemerintah tahap III untuk alokasi bulan Desember 2024.

Bantuan kali ini diberikan kepada sebanyak 2.355.966 Penerima Bantuan Pangan (PBP), dengan alokasi beras bantuan masing-masing 10 kilogram per PBP atau total pagu Desember sebanyak 23.559.660 kilogram beras.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sopran Kenedi mengatakan, hingga 5 Desember, Bantuan Pangan Pemerintah tahap 3 alokasi bulan Desember telah tersalurkan 19.809 ton atau sebesar 55,28% dari pagu sebesar 35.832 ton.

Penyaluran alokasi Desember 2024 ditargetkan selesai pada minggu ke-3 Desember 2024, atau maksimal di tanggal 16 Desember.

“Untuk bantuan alokasi Desember ini sudah ada 11 kabupaten/kota yang telah 100% selesai penyalurannya, yakni Demak, Kendal, Blora, Jepara, Pati, Rembang, Karanganyar, Sragen, Sukoharjo, Kota Surakarta dan Tegal. Sedangkan sisanya 16 kabupaten/kota lainnya yang berada di bawah tanggung jawab Bulog Jateng masih berlangsung, dengan target 100% selesai maksimal 16 Desember,” katanya hari ini Jumat 6 Desember 2024.

Ia mengatakan, program Bantuan Pangan Pemerintah yang dijalankan Bulog ini menjadi salah satu bukti nyata, menunjukkan peran positif pemerintah yang senantiasa hadir dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bulog sebagai penjaga ketahanan pangan, terus melakukan upaya yang intens dan strategis untuk menjaga keseimbangan harga, baik di tingkat produsen maupun konsumen.

Baca Juga :  33 Daerah di Jateng Tetapkan Status Darurat Bencana

“Penyaluran beras ini menjadi langkah nyata kami dalam mendukung program pangan nasional, dan memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup bagi masyarakat. Selain itu juga turut berperan mengendalikan angka inflasi, khususnya di wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah,” jelasnya.

Ditambahkan, sebelumnya penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah tahap 1 dan 2, telah tuntas 100% dilakukan pada bulan Januari hingga Oktober 2024. Total Realisasi Penyaluran Bantuan Pangan alokasi Januari hingga Oktober 2024 sebesar 286.665 ton

“Adapun penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah tahap 3 ini dilakukan dalam tiga bulan, yakni Agustus, Oktober, dan Desember. Penyaluran beras bantuan pangan ini diambilkan dari Cadangan Beras Pemerintah, dimana masing-masing tahap, Bulog Jateng mendapat penugasan sekitar 35.832 ton beras per bulan,” imbuhnya.

Sopran optimis, penyaluran beras bantuan pangan yang ditugaskan pemerintah akan tuntas sesuai jadwal. Apalagi, dengan melihat stok beras yang ada di Jawa Tengah saat ini masih sangat mencukupi.

Baca Juga :  Hari Bakti PU ke-79, Sekda : Jateng Siap Jadi Penumpu Pangan dan Industri

“Di wilayah Jawa Tengah sendiri stok cadangan beras pemerintah yang dikelola Bulog ada 110.927 ton. Biasanya beras cadangan pemerintah ini digunakan untuk keadaan darurat, termasuk untuk program bantuan pangan ini,” tukasnya.

Secara umum, lanjut Sopran, stok beras Bulog di Jawa Tengah saat ini tercatat mencapai 158.900 ton, termasuk stok dalam perjalanan, baik dari sentra produksi maupun sisa dari pengiriman impor.

Dengan asumsi stok mencapai 272.500 ton di akhir tahun ini, dan kebutuhan konsumsi rata-rata bulanan sebesar 51.400 ton, maka kondisi stok beras di Jateng masih bisa mencukupi untuk kebutuhan hingga 5 bulan ke depan.

“Bulog berkomitmen untuk selalu menjaga ketersediaan stok, sehingga distribusi beras untuk wilayah Jawa Tengah, khususnya untuk program Bantuan Pangan Pemerintah ini berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Seperti diketahui, Bulog sebagai lembaga penyalur beras pemerintah memiliki peran penting dalam mendistribusikan bantuan pangan, khususnya beras, ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk Jawa Tengah. Bantuan ini bertujuan untuk membantu masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, memenuhi kebutuhan pangan pokoknya.***

Berita Terkait

2.570 Lentera Waisak Menghias Langit Borobudur, Simbol Perdamaian dan Toleransi
Menko Polkam ke Forkopimda Sulawesi: Bangun Daerah dengan Soliditas dan Sinergi
Menko Polkam Ingatkan Praja IPDN Jangan Takut Menyampaikan Kebenaran kepada Pimpinan
Djamari Chaniago Minta Insan Kejaksaan Jaga Integritas dan Profesionalisme
Pemprov Jateng Raih Banyak Penghargaan Pendidikan, Luthfi Apresiasi Kinerja Daerah
Airlangga dan OJK Kompak Puji Strategi Swasembada Pangan Jateng
Wamenko Polkam: Demokrasi Sejuk dan Damai Kunci Pembangunan Berkelanjutan
Konferensi Sejarah Sepeda Dunia Digelar di Klaten, Delegasi Mancanegara Hadir

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 08:58 WIB

2.570 Lentera Waisak Menghias Langit Borobudur, Simbol Perdamaian dan Toleransi

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Menko Polkam ke Forkopimda Sulawesi: Bangun Daerah dengan Soliditas dan Sinergi

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:04 WIB

Menko Polkam Ingatkan Praja IPDN Jangan Takut Menyampaikan Kebenaran kepada Pimpinan

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:08 WIB

Djamari Chaniago Minta Insan Kejaksaan Jaga Integritas dan Profesionalisme

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:10 WIB

Pemprov Jateng Raih Banyak Penghargaan Pendidikan, Luthfi Apresiasi Kinerja Daerah

Berita Terbaru