Bukan Sekadar Tinjau Bazar, Taj Yasin Sempatkan Cukur Rambut Gratis

- Reporter

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Peresmian bazar UMKM di eks E Plaza Simpanglima Semarang, menjadi istimewa bagi tukang cukur stand Baznas Jateng.

Tak dinyana, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mampir potong rambut usai meresmikan bazar UMKM MTQ Nasional XXXI 2026, di lapangan Simpanglima Semarang, Sabtu 12 September 2026.

Adalah Abdul Basir, barber Cukur Gratis tersebut.

Saat meninjau stand yang ada, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen langsung membuka peci dan meminta barber untuk merapikan rambutnya.

“Kalau potong rambut berapa menit,” tanya sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu.

Sekitar lima belas menit, Abdul Basir melaksanakan tugasnya. Usai melakukan cukur rambut dadakan Gus Yasin, Basir mengaku sangat bahagia dengan pengalamannya itu.

“Sangat bahagia sekali,” kata Basir yang mendapatkan keahlian cukur rambut dengan pelatihan dari Baznas Jateng itu.

Stand Cukur Gratis Baznas itu merupakan salah satu tenant yang melayani pengunjung Pameran MTQ Nasional XXXI di Plaza Simpanglima. Pameran berlangsung selama dilaksanakan ajang MTQ, tanggal 11-20 September 2026.

Ditemui usai sambutan, Gus Yasin mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memanfaatkan momentum MTQ Nasional XXXI untuk memperluas pasar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui jejaring antardaerah.

Dia mengatakan kehadiran perwakilan dari provinsi di Indonesia menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM Jawa Tengah untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang pemasaran ke berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Warga Bekasi Temukan Kerangka Manusia di Lahan Kosong

“Karena kita negara yang besar, kita harus saling mengenal potensi-potensi kita. Jawa Tengah dengan provinsi yang lain memiliki potensi masing-masing sehingga kita ingin maju bersama,” katanya.

Menurut dia, momentum berkumpulnya masyarakat dari Sabang sampai Merauke di Jawa Tengah dapat dimanfaatkan untuk membangun kolaborasi ekonomi antardaerah.

Produk kriya dan berbagai produk unggulan UMKM Jawa Tengah, kata dia, diharapkan tidak hanya dipasarkan di daerah sendiri, tetapi juga dapat menjadi oleh-oleh dan produk yang dipasarkan di provinsi lain.

“Siapa tahu oleh-oleh khas kriya dari Jawa Tengah bisa dipasarkan di provinsi yang lain. Begitu juga sebaliknya. Ini yang ingin kita angkat bersama-sama,” ujarnya.

Taj Yasin mengatakan Pemprov Jateng juga mulai melakukan penataan dan pengelompokan UMKM berdasarkan kesiapan serta kapasitas pasarnya.

UMKM yang telah naik kelas dan lolos kurasi akan diarahkan masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk melalui sejumlah lokasi strategis seperti stasiun, rumah sakit milik pemerintah provinsi, hingga Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

“Kalau yang sudah dikurasi bagus, kita langsung bawa ke bandara untuk ditawarkan, bahkan kita dorong sampai ke pasar internasional,” katanya.

Baca Juga :  Banjir Meluas, Wagub Gus Yasin Koordinasi Rekayasa Cuaca dan Pompanisasi

Dalam rangkaian MTQ Nasional XXXI, Pemprov Jateng menyediakan sekitar 150 stan yang melibatkan stan dari perwakilan sejumlah provinsi
di Indonesia dan stan UMKM dari 35 kabupaten/kota.

Stan tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk mengenalkan produk kepada peserta dan pengunjung dari berbagai daerah.

Taj Yasin berharap momentum tersebut memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Tengah. Terlebih, ribuan orang dari berbagai daerah diperkirakan hadir di Kota Semarang selama pelaksanaan MTQ.

Ia menyebut Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya telah membantu Pemprov Jateng menghitung potensi perputaran ekonomi selama rangkaian kegiatan tersebut.

“Informasi dari BPS, perputaran uang diperkirakan antara Rp500 miliar sampai Rp1,2 triliun,” katanya.

Menurut Taj Yasin, potensi tersebut menjadi peluang positif untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di tengah tantangan pertumbuhan ekonomi.

“Ini positif. Kita ingin pertumbuhan ekonomi tetap bergerak melalui kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Pameran dibuka oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kementrian Agama Republik Indonesia, Hj Helmi Halimatul Udhmah. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia dalam laporannya menyampaikan panitia menyediakan 150 stan dan sudah terpenuhi 100 persen.**

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru