Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya

- Reporter

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Priyanto, Founder sekaligus Executive Director Zharev Education Center bersama keluarga.

Agus Priyanto, Founder sekaligus Executive Director Zharev Education Center bersama keluarga.

JAKARTA – Zharev Education Center meraih penghargaan Most Visionary Iconic Education Excellence Award 2026 dengan kategori khusus Iconic Education Excellence in Leadership, Discipline, and Character Development Award 2026 dari Thanks Institute Indonesia.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen lembaga tersebut dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi seleksi abdi negara melalui pembinaan akademik, fisik, mental, dan karakter.

Penghargaan diberikan kepada Founder sekaligus Executive Director Zharev Education Center, Agus Priyanto, CMT, CS, TCIMM, oleh Direktur Thanks Institute Indonesia, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., CHt., pada Jumat (23/10/2026) di Mövenpick Hotel Jakarta City Center.

Penganugerahan tersebut berlangsung bersama pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh dan institusi lainnya, di antaranya Brigjen TNI Kohir dari Kodam V/Brawijaya, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, S.H., S.I.K., M.H., dari Propam Mabes Polri, serta Puan Norma Edros dari Sekolah Kebangsaan Selangor, Malaysia.

Direktur Thanks Institute Indonesia, Ketut Abid Halimi, mengatakan penghargaan kepada Zharev Education Center diberikan setelah melalui proses penilaian terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan dan pembinaan peserta.

Menurut dia, penilaian mencakup efektivitas program, kurikulum, legalitas lembaga, hingga persentase kelulusan alumni. Tim penilai independen juga mempertimbangkan metodologi pembelajaran terintegrasi, pembentukan karakter dan disiplin, transparansi evaluasi, serta validitas dan legalitas lembaga.

Baca Juga :  Gus Yasin Serukan Alumni Pesantren Rawat Tradisi dan Sanad Keilmuan

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi tim instruktur dan manajemen Zharev Education Center dalam mengembangkan pendidikan nonformal, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi seleksi abdi negara,” ujar Ketut.

Ia menilai, pembinaan yang terarah menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan calon peserta seleksi. Selain kemampuan akademik, peserta juga perlu memiliki kedisiplinan, kesiapan fisik, ketahanan mental, serta karakter yang mendukung tugas pengabdian kepada negara.

Sementara itu, Agus Priyanto menyampaikan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Zharev Education Center untuk terus meningkatkan kualitas program pembinaan dan pendampingan bagi para peserta.

“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya kami dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki aspirasi untuk mengabdi kepada negara. Bagi kami, keberhasilan peserta tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga kedisiplinan, kesiapan fisik, mental, dan karakter,” kata Agus.

Ia menjelaskan, Zharev Education Center berfokus pada bimbingan teknis persiapan seleksi TNI, Polri, sekolah kedinasan, serta berbagai jalur penerimaan aparatur pemerintahan.

Sejumlah lembaga pendidikan kedinasan yang menjadi tujuan persiapan peserta antara lain Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Politeknik Keuangan Negara STAN, Politeknik Statistika STIS, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip), dan Politeknik Imigrasi (Poltekim).

Baca Juga :  Menyusuri Jejak Kreativitas Arsitek Muda Unimus

Untuk mendukung persiapan tersebut, Zharev Education Center menerapkan program pembinaan yang mencakup pelatihan psikologi, pembinaan kesamaptaan jasmani secara berkelanjutan, penguatan wawasan kebangsaan dan mental ideologi, serta latihan soal menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) berbasis komputer.

Menurut Agus, kombinasi pembinaan tersebut dirancang agar peserta memiliki kesiapan yang lebih menyeluruh dalam menghadapi tahapan seleksi.

“Melalui program pembinaan yang terstruktur, kami ingin membantu peserta mempersiapkan diri secara lebih optimal. Penguatan karakter dan disiplin juga menjadi bagian penting agar mereka tidak hanya siap menghadapi seleksi, tetapi memahami tanggung jawab sebagai calon abdi negara,” ujarnya.

Zharev Education Center merupakan lembaga pendidikan nonformal yang bergerak di bidang kursus dan pelatihan persiapan seleksi abdi negara. Lembaga ini mencantumkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) K9999786 dan berkantor pusat di Jalan Candi Penataran Selatan I/A, Kalipancur, Ngaliyan, Semarang.

Dengan diraihnya penghargaan tersebut, Zharev Education Center diharapkan terus meningkatkan mutu pembelajaran dan pembinaan peserta. Penguatan kompetensi, disiplin, serta karakter menjadi bagian penting dalam mendukung generasi muda yang ingin menempuh jalur pengabdian kepada negara.*

Berita Terkait

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng
Hadapi Kasus Perundungan, Taj Yasin Ajak Santri dan Kampus Bersinergi Cari Solusi
Kuliah ke Luar Negeri Bukan Sekadar Mimpi, Santri Didorong Perluas Wawasan Global

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru