Arsip Kolonial hingga Perjalanan Kopi, Sejarah Jateng Hadir di Ruang Digital

- Reporter

Kamis, 24 September 2026 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, menghadirkan Pameran Virtual Kearsipan Jawa Tengah 2026 bertema “Jawa Tengah dalam Arsip”.

Pameran itu menghadirkan arsip Karesidenan Semarang era kolonial 1800-1900, hingga jejak sejarah perkebunan kopi di Jateng.

Pameran ini dapat diakses melalui laman https://arpusda.jatengprov.go.id/pameran-virtual/ dari tanggal 23 September hingga 12 Oktober 2026.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Rahmah Nur Hayati mengatakan, pameran itu diikuti Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan 35 dinas kearsipan dan perpustakaan kabupaten/ kota se-Jawa Tengah.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital juga menjadi cara untuk mendekatkan sejarah Jawa Tengah, kepada generasi muda yang semakin akrab dengan media digital.

Baca Juga :  Percepat Penanganan, Gubernur Ahmad Luthfi Cek Lokasi Tanah Longsor Cibeunying Cilacap

“Arsip tidak lagi terkungkung di dalam depo arsip yang tertutup, tetapi terbuka, interaktif, dan mudah diakses oleh siapa pun, di mana pun,” ujarnya, Rabu (23/9/2026).

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Jateng juga meluncurkan Diorama Virtual Jawa Tengah (Diva Jateng). Rahmah menjelaskan, Diva Jateng menghadirkan layanan digital tiga dimensi yang interaktif dan imersif.

Sejumlah ruang di dalamnya menggambarkan perjalanan Gubernur Jawa Tengah dari masa ke masa, Memori Kolektif Bangsa/ Memori of the World yang terkait Jawa Tengah, serta tokoh-tokoh terkemuka di Jawa Tengah.

Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Mego Pinandito mengapresiasi penyelenggaraan pameran virtual dan peluncuran DIVA Jateng. Menurutnya, inovasi digital membuat arsip dapat disajikan dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Jadikan Pancasila Fondasi Program Kerakyatan di Jawa Tengah

“Arsip yang tadinya merupakan sebuah rekaman, kertas saja, nantinya bisa diramu dan dijadikan cerita-cerita menarik,” ujarnya.

Mego mengatakan, ANRI ikut serta dalam pameran virtual dengan mengangkat tema “Sak Seruput Sak Cerita: Lelakon Kopi Jawa Tengah ing Arsip”. Pameran itu mengangkat perjalanan kopi di Jawa Tengah melalui perspektif arsip.

“Kalau kita bicara kopi, bukan hanya minum kopi. Ngopi-ngopi biasanya dilanjutkan dengan diskusi, rapat-rapat yang mendalami perjalanan sosial sebuah masyarakat, dari sisi ekonomi, budaya, dan sebagainya,” katanya.

Melalui pameran tersebut, arsip diharapkan dapat bercerita tentang perjalanan masyarakat Jawa Tengah dengan cara yang lebih menarik dan relevan.***

Berita Terkait

Raih Juara MTQ Nasional, Kafilah Jateng Diganjar Hadiah Umrah
Jateng Bersholawat Jadi Tasyakuran Runner-up MTQ dan Sukses Gelaran Nasional
Gubernur Jateng Fasilitasi Nobar Timnas Indonesia hingga Partai Final
Tekan Kemiskinan, Jateng Targetkan Angka 8,70 Persen Akhir 2026
Jateng Jadi Model Nasional Percepatan Penurunan Stunting, Demak dan Semarang Jadi Rujukan
Jabatan Harus Sesuai Kompetensi, Ahmad Luthfi Tegaskan Tak Ada Titipan
Jateng Jadi Titik Konsolidasi Stunting Jabanusa, Ahmad Luthfi: Semua Harus Gerak
Pemprov Jateng Siapkan Talenta Pengemudi untuk Pasar Kerja Jepang

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:41 WIB

Raih Juara MTQ Nasional, Kafilah Jateng Diganjar Hadiah Umrah

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Jateng Bersholawat Jadi Tasyakuran Runner-up MTQ dan Sukses Gelaran Nasional

Kamis, 24 September 2026 - 06:29 WIB

Arsip Kolonial hingga Perjalanan Kopi, Sejarah Jateng Hadir di Ruang Digital

Rabu, 23 September 2026 - 15:54 WIB

Gubernur Jateng Fasilitasi Nobar Timnas Indonesia hingga Partai Final

Rabu, 23 September 2026 - 15:45 WIB

Tekan Kemiskinan, Jateng Targetkan Angka 8,70 Persen Akhir 2026

Berita Terbaru