Pemprov Jateng Usulkan Hutan Muria Jadi Tahura, Gubernur Tekankan Konservasi

- Reporter

Selasa, 25 Maret 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan Hutan Muria menjadi Tahura atau Taman Hutan Rakyat. Usulan itu telah disampaikan pada Menteri Kehutanan.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, konservasi menjadi faktor alasan utama Jawa Tengah mengusulkan agar memiliki Tahura ke-2. Saat ini, Jateng memiliki satu Tahura yakni Tahura KGPAA Mangkunagoro I yang ada di Karanganyar. Alasan konservasi yang ia maksud bukan hanya lingkungan hutan, namun juga meliputi flora hingga fauna.

“Kehidupan manusia ini tak bisa lepas dari kondisi alam di sekitarnya. Maka kita harus bareng-bareng menjaga alam dan sudah diusulkan (Tahura),” ujar Ahmad Luthfi usai audiensi bersama Perwakilan Djarum Foundation, Selasa, 25 Maret 2025.

Baca Juga :  Soroti Kematian Ibu dan Bayi, Waka DPRD Jateng Minta Penguatan Layanan Puskesmas

Melalui status Tahura maka Hutan Muria bisa menjadi kawasan konservasi dan pelestarian alam guna melindungi sistem penyangga kehidupan. Termasuk menjaga keanekaragaman hayati hingga mendukung penelitian maupun edukasi.

Hutan Muria ini terletak di Pegunungan Muria yang wilayahnya meliputi sejumlah kabupaten mulai dari Kudus, Pati dan Jepara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan (LHK) Jateng, Widi Hartanto mengatakan, keberadaan Tahura sangat penting. Status Tahura bakal memberikan dukungan lebih bagi pemerintah untuk melakukan konservasi hutan berikut dengan habitatnya.

Disebutkan, sejumlah hewan-hewan langka masih hidup dan berkembang biak, maka rantai makanan juga harus dipantau. Kemudian, dengan status Tahura maka hutan akan terjaga betul dari sisi pengelolaannya.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Perkuat Layanan Kesehatan 24 Jam bagi Pengungsi Tanah Gerak Brebes

“Manfaat (Tahura) untuk konservasi. Dijaga betul pengelolaannya, memberdayakan masyarakat sekitar. Namun dalam melakukan itu, butuh stakeholder lain guna mendukung,” terangnya.

Sementara itu, Program Direktur Bakti Lingkungan Djarum Foundation, Jemmy Chayadi mengungkapkan, sangat mendukung Hutan Muria menjadi Tahura. Apalagi pihaknya melihat Hutan Muria sebagai “rumah”. Upaya konservasi hutan, telah dilakukan sejak 2008 silam. Tak hanya itu, riset dan penjagaan flora dan fauna hutan juga telah dilakukan.

“Tahura ini sangat baik dan siap mendukung pemerintah melindungi Hutan Muria,” kata Jemmy.*

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru