Harga Beras di Magelang Terpantau Masih Stabil Jelang Nataru

- Reporter

Kamis, 12 Desember 2024 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Megelang – Menjelang libur Natal dan tahun baru, harga beras di Kabupaten Magelang tetap stabil. Bahkan belum ada kenaikan harga beras di tingkat pengecer. Harganya masih di kisaran Rp12.000 hingga Rp16.000 per kilogram.

“Hanya kualitas beras yang membedakan harga, namun hingga kini harganya masih tetap stabil,” ujar Wahdi (77), pedagang beras asal Dusun Paron, Desa Progowati, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Rabu (11/12/2024).

Menurut Wahdi, harga kebutuhan pokok khususnya beras, belum ada kenaikan. Artinya, harga beras di tingkat pedagang cenderung stabil dan bervariasi. Seperti beras mentik wangi harganya Rp18.000 per kilogram. Beras mentik biasa Rp15.000 per kilogram, dan beras C4 juga bervariasi, ada yang Rp12.000 per kilogram, ada juga yang harganya Rp15.000 per kilogram.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Operasi Pasar Digencarkan Jelang Tahun Baru

Meskipun jenis beras sama, yang membedakan adalah kualitas. Misalnya C4 yang putih dan jenis berasnya utuh, harganya bisa lebih tinggi yakni Rp15.000 per kilogram. Sebaliknya, C4 yang agak lembut dan warnanya tidak putih, harganya lebih rendah.

“Tetapi untuk rasa harga beras yang Rp12.000 dengan yang Rp15.000, sama. Bahkan beras yang warnanya agak kusam, justru mengandung vitamin lebih tinggi, karena beras tersebut tidak digiling berulang-ulang,” ujar Wahdi, yang juga membuka warung makan Mangut Ikan Beong tersebut.

Ditambahkan, untuk beras ketan, harganya masih tinggi, yakni kualitas super Rp22.000 per kilogram. Sedangkan beras ketan biasa Rp20.000 per kilogram. Begitu juga beras merah Rp15.000 per kilogram. Harga jagung kualitas baik Rp9.000 per kilogram, dan kualitas sedang Rp6.500 per kilogram.

Baca Juga :  Harga Emas Naik! Peluang Menguntungkan, Tren Permintaan Emas Global Meningkat Signifikan Sejak Tahun 2024

Wahdi mengatakan, meski saat ini belum panen raya, persediaan gabah di tingkat petani masih mencukupi, sehingga harga beras di pasaran masih stabil.
Stok gabah di tingkat petani masih tersedia dengan harga kisaran Rp6.000-Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering giling.

Sementara itu, Rahayu (50), seorang ibu rumah tangga, berharap menjelang libur Nataru tidak ada kenaikan harga, terutama sembako. Sebab, jika harga sembako naik, khususnya beras, akan berdampak terhadap daya beli warga.

“Harapan kami, harga kebutuhan pokok jelang Nataru tetap stabil. Terlebih harga beras untuk tetap stabil seperti saat ini,” harapnya, saat memilih dan membeli beras jenis C4 dengan harga Rp12.000 per kilogram

Berita Terkait

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata
AMDATARA Tanam Bibit Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Jawa Tengah
KEK Kendal Moncer, Ahmad Luthfi Bidik Investor Singapura untuk Kawasan Industri Baru di Jateng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:16 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:53 WIB

Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:08 WIB

Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terbaru