Mahasiswa KKN USM Diminta Berinovasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

- Reporter

Selasa, 7 Januari 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha berharap berbagai inovasi dan kreasi para mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Semarang (USM) dapat diterapkan, untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa lokasi KKN. Salah satunya, inovasi paten tentang pengelolaan air tanah dengan model pipa resapan.

Disampaikan, ada beberapa daerah di wilayah Ungaran Timur yang rawan kekeringan saat kemarau. Dengan model pipa resapan itu, diharapkan dapat menyimpan air dan mempertahankan kelangsungan sumber air.

“Para mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dari para dosen di kampus, untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa lokasi KKN,” tegas bupati di hadapan ratusan mahasiswa KKN pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat (PPM) XXV semester gasal USM, di halaman rumah dinas bupati setempat, Selasa (7/1/2025) pagi.

Baca Juga :  Menghadapi Deretan Bencana, FISIP Undip Dorong Kesadaran Ekologis Baru

Rektor USM Dr Supari menyampaikan, pihaknya siap bekerja sama dengan Pemkab Semarang di berbagai bidang, untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Salah satunya, inovasi paten pipa resapan yang merupakan salah satu andalan.

Baca Juga :  Seleksi Transparan dan Akuntabel, 228 Ribu Calon Murid Diterima di SMA/SMK Negeri Jateng

Supari menjelaskan, ada 441 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN PPM di 21 desa, yang tersebar di Kecamatan Ungaran Barat dan Timur. Mereka akan membaur dengan masyarakat selama satu bulan, sampai 5 Februari 2025. Mereka berasal dari fakultas teknik, hukum, ekonomi, teknologi informasi komunikasi, dan teknologi pertanian.

“Para mahasiswa telah menerima pembekalan dan survei lokasi KKN sebelum penempatan, agar fokus dalam kegiatan, para mahasiswa juga diasuransikan,” jelasnya.

Berita Terkait

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya
Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya
Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru