Amartha Nilai UMKM Berperan Penting Membantu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

- Reporter

Sabtu, 30 November 2024 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Perusahaan layanan keuangan digital, PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), menyebutkan UMKM berperan penting dalam meningkatkan kontribusi bidang pariwisata guna mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen.

“Berangkat dari pembelajaran Amartha selama 14 tahun dalam membimbing dan melayani lebih dari 2,7 juta UMKM, kami melihat bahwa UMKM memiliki peran dan potensi besar untuk mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, namun perlu pendekatan yang tepat,” kata Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra dalam keterangan tertulis dikutip di Jakarta, Selasa.

Karena itu, Amartha telah menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif untuk pengembangan sektor tersebu di 50 Desa Wisata di Indonesia.

Andi mengatakan peranan UMKM penting untuk mengejar target pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dalam rangka mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

Target devisa dari pariwisata sebesar 22,1 miliar dolar AS pada 2025, atau lebih besar dari tahun ini yaitu 7,38 miliar-13,08 miliar dolar AS. Target kunjungan turis asing pun meningkat menjadi 17 juta, naik dari proyeksi tahun 2024 yang sebesar 10,41-14,3 juta.

Baca Juga :  Peserta Borobudur Marathon Kagumi Keramahan dan Dukungan Warga

Sementara untuk sektor ekonomi kreatif, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekspor sebesar 5,15 persen. Pemerintah juga memiliki target tenaga kerja ekonomi kreatif dengan 74,58 juta orang pada 2025, atau meningkat dari target tahun ini yang hanya 24,34 juta.

Andi mengatakan peluang ini menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk berkontribusi. Namun di sisi lain, UMKM di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain terbatasnya akses pendanaan, kurangnya inovasi, hingga rendahnya literasi digital.

“Dalam pengalaman Amartha, upskilling UMKM sangat mungkin dilakukan, namun butuh pendekatan dan solusi yang disesuaikan dengan tingkat keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki. Di Amartha kami sudah cukup lama mempelajari kebutuhan dan profil UMKM ultra mikro, sehingga kami mampu memberikan pendekatan dan penyuluhan yang terbukti mampu membantu mereka untuk berkembang,” kata Andi.

Baca Juga :  TMMD Reg ke-128 di Sragen, Danrem 074/Wrt Minta Warga Rawat Jalan yang Sudah Dibangun

Menurut dia, pada 2023, sekitar 67.000 UMKM ultra mikro binaan Amartha berhasil naik kelas dengan pendapatan tahunan yang meningkat menjadi lebih dari Rp300 juta.

Kerja sama tersebut merupakan lanjutan kolaborasi pemerintah di bidang ekonomi kreatif dan pariwisata dengan Amartha untuk membangun industri pariwisata berkelanjutan seperti di Desa Botubarani, Kecamatan Kabilabone, Gorontalo.

Dikutip dari keterangan tertulis Amartha, Plt Sekretaris Kementerian/ Sekretaris Utama Kemenparekraf, Dessy Ruhati mengapresiasi program Desa Berdaya Amartha tersebut. Menurut dia, program ini mampu meningkatkan kesejahteraan warga di kawasan wisata.

Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, kata Dessy, terjadi sinergi untuk mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Melalui kolaborasi dengan Amartha, kami berharap ke depan bisa menjangkau desa wisata lainnya, sehingga kemakmuran bisa lebih merata lagi. Jika desa wisata maju, otomatis ekonomi warga juga meningkat,” katanya.***

Berita Terkait

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Menko Polkam Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Perangi Narkotika Demi Indonesia Emas 2045
Sekolah Rusak Parah di Grobogan Dapat Bantuan Revitalisasi, Dana Cair Agustus
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:43 WIB

Menko Polkam Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Perangi Narkotika Demi Indonesia Emas 2045

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rusak Parah di Grobogan Dapat Bantuan Revitalisasi, Dana Cair Agustus

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru