Kecamatan Berdaya, Harapan Baru Warga untuk Hidup Lebih Sejahtera

- Reporter

Jumat, 31 Oktober 2025 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN – Sejumlah elemen masyarakat berharap besar terhadap Program Kecamatan Berdaya, yang dicanangkan secara serentak oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di Lapangan Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Kamis, 30 November 2025.

Sebab, program tersebut digadang-gadang sebagai wadah pemberdayaan warga hingga tingkat desa.

Ketua Forum Anak Jawa Tengah Prajnaputra mengatakan, dia dan rekan-rekannya senang, diundang dalam pencanangan program tersebut. Sebab, ia bertemu langsung dengan para pemangku kebijakan di tingkat provinsi.

“Ke depannya, kami berharap besar pada program Kecamatan Berdaya ini memberikan kesejahteraan bagi anak -anak di Jawa Tengah,” ujarnya.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyatakan, melalui program ini diharapkan menjadi wadah dalam melakukan pemberdayaan kepada masyarakat lokal.

“Program Kecamatan Berdaya ini bukan cuma dicanangkan, tapi harus operasional dan dirasakan dampaknya oleh masyarakat,” tegas Luthfi.

Ia menegaskan, pentingnya pemerataan pembangunan ekonomi hingga tingkat kecamatan. Ia menyebut, pemerintah daerah harus memahami karakteristik dan potensi wilayahnya, agar program pemberdayaan bisa tepat sasaran dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Industri Garam Jateng Bangkit, Pemprov Satukan Kekuatan Undip, DPD RI, dan BUMD

Ia menegaskan, program Kecamatan Berdaya dirancang agar pemberdayaan ekonomi tidak berhenti di tingkat kabupaten atau provinsi, melainkan menyentuh langsung masyarakat di akar rumput.

Program Kecamatan Berdaya juga menjadi bagian dari strategi Pemprov Jawa Tengah untuk menekan kemiskinan dan memperkuat kemandirian ekonomi lokal. Melalui pendekatan ini, potensi di bidang pertanian, UMKM, dan kelompok masyarakat akan difasilitasi secara terarah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menambahkan, program Kecamatan Berdaya adalah dalam rangka mendekatkan layanan dari Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota kepada masyarakat, termasuk melayani anak-anak.

Melalui Kecamatan Berdaya, kata dia, dapat diketahui apa kebutuhan anak-anak. Selain itu, anak-anak bisa lebih dekat dan saling bergaul dengan baik.

“Tidak ada lagi bullying, dan jaga kerukunan dengan anak yang lain. Yang lebih penting adalah rajin belajar membawa Jateng lebih maju,” tutur Sumarno.

Baca Juga :  Bantuan SPAM Gubernur Jateng Bikin Air Melimpah, Warga Desa Wisata di Wonosobo Semringah

Program Kecamatan Berdaya, kata Sumarno, mengangkat empat pilar utama. Pilar pertama adalah pembentukan Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA). Kedua, perlindungan dan pemberdayaan lansia serta penyandang disabilitas.

Pilar ketiga, Taruna Karya Mandiri atau yang dikenal dengan program Kartu Zilenial untuk pemberdayaan generasi muda. Pilar keempat, pengembangan sport center sebagai sarana pendidikan olahraga masyarakat.

“Kecamatan Berdaya dirancang untuk mentransformasi kecamatan menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik, pusat pertumbuhan ekonomi dan kreativitas, serta perlindungan terhadap kelompok rentan. Fokusnya adalah mendekatkan pelayanan, pemberdayaan, dan perlindungan ke tingkat komunitas,” jelasnya.

Sebagai informasi, pencanangan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati dan Walikota di wilayah Soloraya, serta diikuti oleh ratusan peserta dari kabupaten/kota yang sebagian hadir secara daring.

Kedatangan Gubernur Ahmad Luthfi dan Sekda Sumarno disambut meriah oleh Forum Anak Jawa Tengah, yang menjadi bagian dari bagian Kecamatan Berdaya.*

Berita Terkait

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat
Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak
Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu
Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan
Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Kerja Sama Jateng-Fujian Makin Erat, Investasi hingga Youth Exchange Jadi Prioritas
BKD Jateng Bantah Informasi PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB

Gubernur Luthfi: IWAPI Harus Hadir Beri Solusi dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:11 WIB

Sumarno: Keberhasilan Pendidikan Anak Dimulai dari Kolaborasi Semua Pihak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Tampung Aspirasi Jateng Guyub, Gubernur Jateng Bantu 56 Truk untuk Petani Tebu

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02 WIB

Sekda Jateng: Korupsi Harus Dicegah dari Hulu, APIP Jadi Garda Terdepan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:16 WIB

Rakorkomwil III Apeksi 2026, Sekda Jateng Tekankan Penguatan Fiskal dan Pengelolaan Sampah

Berita Terbaru