Bertarung dengan Waktu dan Nyamuk, Petugas Pusdataru Tak Henti Sedot Air Kaligawe

- Reporter

Jumat, 31 Oktober 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sebagai salah satu garda depan dalam penanganan banjir di Kaligawe, Kota Semarang, petugas Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah bekerja ekstra keras dari pagi, siang, sore, malam, hingga pagi lagi, sejak hari pertama banjir.

Salah satunya seperti yang dilakukan petugas jaga di tanggul Terboyo, Kaligawe. Saat petang, petugas ditemani nyamuk dan suara mesin pompa yang meraung tiada henti.

Di tengah terbatasnya lampu penerangan, mereka berjaga dan siaga. Setiap beberapa menit mereka bergantian memeriksa selang, kabel, dan aliran air. Itulah rutinitas yang dilakukan di tengah situasi bencana banjir.

Mereka sudah berhari-hari menjalankan tugas. Meski terkadang logistik terbatas, namun tanggung jawab diemban dengan teguh. Tugasnya penting, yakni menuntaskan penanganan banjir di wilayah Semarang–Demak. Terlebih Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sudah menginstruksikan dengan tegas kalau banjir Kaligawe harus asat.

Baca Juga :  Komisi C DPRD Semarang Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Penghuni Warhol Residence

“Kami mengoperasikan mesin dan memastikan beroperasi dengan baik, sehingga bisa menyedot air,” Didi Mulyadi, salah satu petugas pompa air, Jumat (31/10/2025).

Pekerjaan itu dilakukan selama 24 jam penuh dengan melibatkan 6-10 orang di lapangan. Ini bukan pekerjaan mudah, karena harus memastikan pompa dapat bekerja dengan baik dan maksimal. Bukan hanya itu, untuk menuju lokasi saja harus bergulat dengan kemacetan di jalan.

“Kami bergantian dengan waktu tugas 24 jam. Kalau berangkat ke lokasi ya harus kena macet dulu,” imbuhnya.

Abi Gustomi, petugas pompa yang lain, menambahkan, menjaga dan mengoperasionalkan mesin pompa tidaklah mengenal waktu. Dari pagi sampai pagi lagi.

“Kalau malam penerangan terbatas dan tentu saja nyamuk banyak,” jelasnya.

Lebih dari itu, logistik makanan sangat terbatas. Mereka mengandalkan kiriman dari dapur umum milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga :  7.900 Kasus dalam Setahun, PKK Jateng Tingkatkan Peran Kader Cegah Perkawinan Anak

“Kendala lain logistik, itu sangat terbatas. Kita dapatnya dari Dinsos,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan, hingga saat ini ada sembilan mesin pompa Pemprov Jateng yang beroperasi di sejumlah titik.

“Kami masih terus berkoordinasi dengan petugas di lapangan dan pihak-pihak terkait agar bisa bersinergi dalam penanganan banjir ini,” ujarnya.

Posisi pompa, jelas Henggar, akan disesuaikan dengan skala prioritas. Rencana sejumlah pompa yang di Sringin akan digeser ke kolam retensi, agar air dapat dialirkan langsung ke laut. Pihaknya bekerja sama dengan BNPB dan BPBD Provinsi Jawa Tengah, terutama dalam penambahan pompa.

“Kami terus berupaya agar air ini surut dan aktifitas masyarakat segera normal kembali,” tandasnya.*

 

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru