Jawa Tengah Jadi Inspirasi Maluku Utara Kembangkan Budaya dan Ekonomi Kreatif

- Reporter

Rabu, 19 November 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menjadikan Jawa Tengah menjadi salah satu rujukan penting bagi Maluku Utara dalam pengembangan budaya dan ekonomi kreatif. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kuliah umum Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Rabu, 19 November 2025.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Teater Besar ISI Surakarta tersebut, Sherly didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Acara mengangkat tema pemberdayaan pemuda dan penguatan budaya daerah, “Empowering Youth, Enriching North Maluku.”

Sherly menuturkan, Jawa Tengah memiliki pengalaman panjang dalam membangun pendidikan, budaya, dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Menurutnya, praktik baik tersebut menginspirasi bagi Maluku Utara.

“Banyak yang saya pelajari dari Jawa Tengah. Intinya adalah pendidikan yang baik akan menghasilkan literasi dengan karakter yang baik, kreatif, dan produktif,” ujar Sherly saat dialog bersama mahasiswa pascasarjana.

Baca Juga :  Sukses Intervensi Penurunan Stunting, Gubernur Ahmad Luhtfi Terima Penghargaan Kemenkes

Ia menekankan literasi budaya menjadi fondasi penting untuk memperkuat identitas daerah, sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda di tengah perkembangan industri kreatif.

Dikatakan, pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal merupakan fondasi penting bagi masa depan industri seni.

Mahasiswa diminta memahami potensi budaya daerah, termasuk dari Maluku Utara, sebagai pijakan akademik dan praktik lapangan.

Gubernur Ahmad Luthfi menambahkan, Jawa Tengah menempatkan ekonomi kreatif sebagai salah satu prioritas pembangunan. Termasuk melalui program Kecamatan Berdaya yang membentuk pusat-pusat kreativitas masyarakat.

“Budaya ini merupakan patron kearifan lokal yang perlu dibudidayakan atau diuri-uri. Jangan sampai kita lupa. Budaya itu adalah benteng pertama dan terakhir,” ungkap Luthfi.

Baca Juga :  PGN Tandatangani PJB LNG dengan Pelanggan Industri di Kawasan Timur Indonesia

“Dari situ sudah banyak inspirasi bagi Gubernur Maluku Utara untuk membuat terobosan. Ekonomi kreatif dengan landasan budaya dan kearifan lokal akan menjadi pondasi mengembangkan ekonomi kreatif, baik di Jawa Tengah maupun di Maluku Utara. Itu yang paling utama,” lanjutnya.

Acara berlangsung dinamis dan mendapat respons positif dari mahasiswa pascasarjana. Kolaborasi antara ISI Surakarta, Pemerintah Jawa Tengah, dan Pemerintah Maluku Utara, diharapkan menjadi model penguatan budaya dan ekonomi kreatif lintas daerah.

Sherly menegaskan, Maluku Utara berkomitmen untuk memperkuat sektor budaya sebagai penggerak ekonomi baru, dengan mencontoh praktik baik yang telah dijalankan di Jawa Tengah.*

Berita Terkait

Jateng Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik Nasional
Djamari Chaniago Ajak Pemda Perkuat Persaingan Positif demi Indonesia Maju
Menguatkan Literasi dari Timur Indonesia, PNM Hadir di Pulau Rinca NTT
Serapan BULOG Nasional Tembus 3 Juta Ton, Semarang Realisasikan 51.702 Ton Setara Beras
2.570 Lentera Waisak Menghias Langit Borobudur, Simbol Perdamaian dan Toleransi
Menko Polkam ke Forkopimda Sulawesi: Bangun Daerah dengan Soliditas dan Sinergi
Menko Polkam Ingatkan Praja IPDN Jangan Takut Menyampaikan Kebenaran kepada Pimpinan
Djamari Chaniago Minta Insan Kejaksaan Jaga Integritas dan Profesionalisme

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:28 WIB

Jateng Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:03 WIB

Djamari Chaniago Ajak Pemda Perkuat Persaingan Positif demi Indonesia Maju

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:47 WIB

Menguatkan Literasi dari Timur Indonesia, PNM Hadir di Pulau Rinca NTT

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:03 WIB

Serapan BULOG Nasional Tembus 3 Juta Ton, Semarang Realisasikan 51.702 Ton Setara Beras

Senin, 1 Juni 2026 - 08:58 WIB

2.570 Lentera Waisak Menghias Langit Borobudur, Simbol Perdamaian dan Toleransi

Berita Terbaru