Sekda Dampingi Menhub Pantau Rel Banjir dan Lokasi Dry Port KIK–KITB

- Reporter

Senin, 15 Desember 2025 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mendampingi kunjungan kerja Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jawa Tengah, Minggu, 14 Desember 2025.

Mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sekda mengatakan, Menhub melakukan pengecekan rel kereta api di Gubug, Kabupaten Grobogan. Titik yang dilakukan pengecekan adalah rel yang terdampak banjir akibat luapan sungai Tuntang, beberapa waktu lalu.

“Kunjungan Pak Menteri hari ini lebih banyak untuk mengecek rel yang beberapa kali terkena banjir, dan Pak Menteri menyampaikan assesment tentang apa yang harus dilakukan serta mengatasi supaya tidak terulang lagi pada titik tersebut,” kata Sumarno, di sela mendampingi kunjungan tersebut.

Baca Juga :  Peduli Kelompok Rentan, Wagub Jateng Minta Pemeriksaan Lanjut untuk Lansia Pengungsi

Dalam diskusi bersama Menhub selama peninjauan, mengemuka perlunya penanganan jangka panjang untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Pasalnya, masalah tersebut tidak hanya menyangkut PT KAI. Namun juga bergantung pada kewenangan instansi lain, salah satunya Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Problem ini bukan hanya di KAI, tetapi juga menjadi kewenangan BBWS yang harus dicarikan solusi bersama. Apa yang bisa dilakukan BBWS, misalnya pengerukan dan sebagainya,” ujar Sumarno.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Ajak Media Bersinergi Wujudkan Pemerintahan Transparan di Jateng

Pada kesempatan yang sama, Sumarno juga mendampingi Menhub memantau rencana pembangunan dry port untuk Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Rombongan menteri didampingi Sekda Sumarno melihat dari dekat rencana lokasi dry port untuk KIK, yang berada dekat dengan Stasiun Weleri. Sumarno mengatakan, Pemprov Jateng akan meminta dilakukan kajian mendalam, karena lokasi yang dimaksud adalah lokasi hijau.

“Pemprov akan meminta kajian mendalam karena lokasi yang dituju adalah lokasi hijau, yaitu persawahan,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru