Peduli Kelompok Rentan, Wagub Jateng Minta Pemeriksaan Lanjut untuk Lansia Pengungsi

- Reporter

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PATI – Ruang balai desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, kabupaten Pati, siang itu tampak penuh. Kasur tipis dan tikar digelar di lantai. Sementara beberapa pengungsi duduk bersandar di dekat dinding. Mencoba beristirahat di tengah suasana yang ramai.

Di sudut ruangan, barang-barang seadanya tersusun. Sementara relawan dan petugas lalu-lalang memastikan kebutuhan pengungsi tetap terpenuhi.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), sengaja datang bersama isteri Hj Nawal Arafah Yasin, untuk menyapa warga terdampak banjir. Ia duduk mendekat dan berdialog langsung dengan para pengungsi. Termasuk seorang lansia, Waginem (65), yang diketahui sempat terpeleset dan jatuh di lokasi pengungsian.

Saat berbincang, Taj Yasin menanyakan kondisi lansia tersebut dan meminta agar pemeriksaan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada cedera yang tidak terobati.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

“Mbah katanya kemarin jatuh, nggih? Sekarang bagian mana yang sakit?” tanya Taj Yasin.

Lansia itu menjawab singkat kondisinya sudah membaik. Taj Yasin yang berupaya membujuk agar mau diobatkan lebih lanjut. Namun sang lansia merasa tidak perlu karena tidak ingin merepotkan petugas.

Usai tinjauan, Taj Yasin menegaskan pemeriksaan tetap penting sebagai langkah pencegahan, mengingat kondisi lansia rentan mengalami komplikasi.

“Tadi ada satu lansia yang kemarin jatuh, harusnya memang ada pemeriksaan lanjut, tetapi Mbahnya nggak mau. Maka tadi saya minta untuk rontgennya kalau bisa dibawa ke sini untuk memastikan tidak ada luka dalam,” kata Taj Yasin.

Ia menyampaikan langkah tersebut dilakukan agar pengungsi tetap aman dan kondisi kesehatan bisa dipantau, terutama di tengah situasi darurat banjir.

Taj Yasin juga memastikan layanan kesehatan di lokasi pengungsian berjalan dan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Baca Juga :  Ribuan Pekerja Eks Sritex Menunggu Pesangon, Ahmad Luthfi Segera Tindak Lanjut

“Untuk layanan kesehatan, alhamdulillah sudah baik semuanya, obat-obatan juga baik. Dari dapur umum juga selalu dikirim ke sini,” ujarnya.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan warga terdampak banjir tetap mendapatkan pelayanan dasar selama berada di pengungsian, termasuk akses pemeriksaan kesehatan bagi kelompok rentan.

Pemprov Jawa Tengah menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir Kabupaten Pati pada 21 Januari 2026 dengan total senilai Rp 84,196 juta. Bantuan tersebut meliputi dukungan permakanan dan nonpermakanan, logistik pengungsian, serta paket obat-obatan bencana.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pati telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana melalui Surat Keputusan Bupati Pati Nomor 400.9.10.2/0041 Tahun 2026 selama 14 hari, terhitung 10 hingga 23 Januari 2026.***

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru