Gubernur Jateng Ajak Ginsi Jadi Mitra Penggerak Investasi dan Perdagangan

- Reporter

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta kepada Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesi (Ginsi) di wilayah setempat, untuk ikut berkontribusi dalam menumbuhkembangkan perkonomian wilayah.

Melalui berbagai upaya kolaborasi, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada 2025 mencapai 5,37% (yoy) atau di atas rata-rata nasional.

“Kita adalah salah satu provinsi yang ke depan harus menjadi pusat investasi baru. Mohon didukung oleh seluruh pihak, termasuk di dalamnya Ginsi,” kata Luthfi saat menghadiri pengukuhan pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) Ginsi Jateng di Hotel Grasia, Kota Semarang, pada Kamis, 18 Desember 2025.

Guna mendukung hal itu, Pemprov Jateng terus menggenjot seluruh daerah untuk menciptakan kawasan industri atau kawasan ekonomi khusus baru. Juga mengakselerasi revitalisasi pelabuhan Tanjung Emas, pemanfaatan Bandara Internasional Ahmad Yani. Terakhir Pemprov Jateng juga mendukung upaya PT KAI yang akan membuat dry port (tempat bongkar muat).

Baca Juga :  Dukung Program Makan Bergizi Gratis, PGN dan BGN Kerjasama Penyediaan Pasokan Gas Bumi

Sebagai informasi, struktur impor Jawa Tengah didominasi oleh bahan baku industri yang mencapai 83,34%, barang modal 10,89%, dan barang konsumsi 4,77%. Struktur impor tersebut mencerminkan dukungan kuat terhadap kegiatan industri dan investasi. Sementara komoditas impor ini mendukung keberlanjutan dan peningkatan kapasitas industri Jawa Tengah.

Data komoditas impor non migas Jawa Tengah meliputi mesin/peralatan mekanis/elektrik serta bagiannya sebesar 27,67%; Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) sebesar 17,37%; dan Plastik dan Barang dari Plastik sebesar 8,54%. Negara asal impor non migas meliputi China (60,10%); ASEAN (10,25%); Amerika Serikat (5,80%); Hongkong (3,32%); Brazil (2,76%).

Di samping nilai impor tersebut, kinerja ekspor Jawa Tengah juga tumbuh pada tahun 2025. Tercatat ekspor non migas Januari-Oktober 2025 mencapai US$ 10,11 miliar. Tumbuh 11,29% dibanding periode yang sama di 2024. Ekspor Jateng peringkat 11 se-Indonesia, dengan negara tujuan ekspor utama AS (USD 4.780,94 juta/47,29%); Jepang (USD 816,16 juta/ 8,07%); Tiongkok (USD 457,71 juta/4,53%); Belanda (USD 339,59 juta/3,36%); dan Korea Selatan (USD 279,68 juta/2,77%).

Baca Juga :  PLN UIT JBT Kerahkan Seluruh Tim Demi Keandalan Listrik Natal dan Tahun Baru

Ketua Umum BPP Ginsi, Capt. Subandi mengatakan, Ginsi harus memberikan manfaat kepada pelaku usaha importasi. Begitu juga dengan Ginsi Jateng yang harus meningkatkan perannya untuk berkontribusi dalam memajukan perkonomian di Jawa Tengah, serta turut serta dalam menyejahterakan masyarakat.

“Ginsi Jateng juga harus terus berani menyampaikan dan meluruskan stigma negatif yang biasa disematkan kepada pelaku usaha importasi. Ginsi harus menjembatani kepentingan pelaku usaha dan pemerintah,” katanya.*

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru