Investasi Jateng Capai Rp88,5 Triliun, Heri Londo Minta Pemprov Jaga Kepercayaan Investor

- Reporter

Senin, 9 Februari 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Heri Pudyatmoko mengapresiasi capaian realisasi investasi di Jawa Tengah sepanjang 2025 yang menunjukkan pertumbuhan positif dan melampaui target.

Politisi yang akrab disapa Heri Londo ini menilai bahwa capaian tersebut menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di daerah.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sepanjang 2025, realisasi investasi di Jateng tercatat mencapai Rp88,50 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp78,33 triliun.

Capaian ini setara 112,98 persen dari target. Dari total realisasi tersebut, terdapat 105.078 proyek yang terealisasi dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 418.138 orang.

Menurut Heri, angka ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan menarik modal, tetapi juga memberi dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi daerah.

“Ini capaian yang patut diapresiasi. Realisasi investasi yang melampaui target menunjukkan Jawa Tengah semakin dipercaya investor sebagai daerah yang kondusif untuk berusaha,” ujarnya.

Baca Juga :  LPS: Stabilitas Perbankan Indonesia Tetap Terjaga Meski Tekanan Global Meningkat

Ia menekankan agar pemerintah daerah terus menjaga momentum positif tersebut melalui pelayanan perizinan yang cepat, kepastian regulasi, serta stabilitas iklim usaha. Kepercayaan investor, kata dia, harus dijaga dengan konsistensi kebijakan dan kemudahan layanan.

“Kepercayaan investor itu harus dirawat. Pelayanan jangan sampai berbelit, kepastian hukum harus jelas, dan koordinasi antarinstansi perlu diperkuat,” tegas Heri Londo.

Pihaknya juga mendorong agar investasi yang masuk semakin berkualitas, merata di berbagai wilayah, serta memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Ia menilai investasi padat karya dan berbasis potensi lokal perlu terus didorong karena berdampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja.

“Yang kita kejar bukan hanya angka investasi, tetapi juga kualitasnya, membuka banyak lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah,” ungkap Sekretaris DPD Gerindra Jateng tersebut.

Berdasarkan data DPMPTSP, realisasi penanaman modal terdiri atas penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp50,86 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp37,64 triliun. Dari total tersebut, tercatat 105.078 proyek yang terealisasi dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 418.138 orang.

Baca Juga :  Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM

Adapun lima sektor dengan realisasi investasi terbesar meliputi industri barang dari kulit dan alas kaki senilai Rp11,37 triliun, industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam Rp9,70 triliun.

Kemudian industri karet dan plastik Rp8,96 triliun, industri tekstil Rp7,97 triliun, serta sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp7,47 triliun.

Dari sisi wilayah, penanaman modal paling banyak terealisasi di Kendal dengan nilai Rp15,86 triliun, disusul Kota Semarang Rp11,15 triliun, Kabupaten Demak Rp9,06 triliun, Kabupaten Batang Rp6,73 triliun, dan Kabupaten Semarang Rp4,38 triliun.

Sementara itu, investor asal Hong Kong masih menjadi penanam modal terbesar di Jawa Tengah, diikuti Singapura, Tiongkok, Korea Selatan, dan Samoa Barat.

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Berita Terbaru