Banjir Lumpur Berulang, Pemprov Jateng Akan Tutup Tambang Pasir di Sumbang Banyumas

- Reporter

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUMAS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjaui aktivitas penambangan pasir di Dusun Blembeng, Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, yang dilaporkan merusak lingkungan.

Hal ini disampaikan Wagub mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, menanggapi keluhan warga terkait bencana banjir lumpur yang berulang kali melanda wilayah tersebut.

“Itu nanti segera kita tinjau dan tangani. Kalau memang terbukti mengganggu, akan kita hentikan sementara sembari berkoordinasi dengan pihak perizinan,” ujar Taj Yasin dalam acara Gubernur Menyapa di Rumah Rakyat, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Banyumas, Sabtu, 14 Februari 2026.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu menambahkan, pihaknya tidak akan berkompromi dengan aktivitas tambang yang membahayakan nyawa dan ekosistem.

Baca Juga :  9 Tokoh Raih Penghargaan Tokoh Berprestasi Jawa Tengah 2024, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana Bangga

Sebelumnya, lanjut dia, Pemprov Jateng telah mengambil langkah cepat dan tegas terhadap isu aktivitas penambangan di kawasan lereng Gunung Slamet. Selain menghentikan sementara operasional tambang, pemprov juga melakukan pengawasan dan penegakan aturan sesuai kewenangan.

“Saya setuju (ditutup), kalau ada tambang-tambang yang memang membahayakan. Segera kita datangkan tim ke sana agar aktivitasnya paling tidak berhenti dulu” tegas Gus Yasin.

Sebagai informasi, dalam acara Gubernur Menyapa bertema Perempuan Berdaya Indonesia Berdaya itu, perwakilan dari Masyarakat Sumbang, Rasiwen, mengungkapkan kegelisahannya karena wilayahnya sering terjadi banjir lumpur.

“Ikan-ikan di kolam pada mati semua karena keracunan lumpur pekat. Kami menduga ini akibat adanya penambahan aktivitas pasir di Dusun Blembeng, Gandatapa,” tuturnya.

Baca Juga :  Gus Yasin Dorong Korban dan Saksi Berani Bicara, Perlindungan Menyeluruh Disiapkan

Lebih lanjut, Raras menjelaskan, posisi geografis Kecamatan Sumbang yang berada tepat di lereng gunung membuat warga sangat rentan terhadap bencana yang lebih besar. Aktivitas tambang di wilayah hulu dinilai menjadi bom waktu yang bisa memicu banjir bandang dan tanah longsor.

“Mohon kepada Bapak, jangan buat kami resah terus. Kalau wilayah utara sudah mendung, kami sudah tidak tenang. Waduh, jangan-jangan nanti ada banjir bandang atau tanah longsor lagi karena kami berada pas di lereng gunungnya,” curhat Raras.

Ia memohon agar pemerintah mengambil langkah konkret berupa pencabutan izin tambang demi keselamatan warga.

“Permohonan kami satu, hendaknya izin untuk penambangan pasir yang berada di Dusun Blembeng segera dicabut demi ketenangan kami semua,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru