Waspadai Terus Fenomena Gunung Es Penyebaran HIV/AIDS

- Reporter

Senin, 2 Desember 2024 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Bupati Semarang melalui Kepala Dinas Kesehatan Dwi Saiful Noor Hidayat mengajak semua pihak, untuk terus bekerja sama mencegah dan mengendalikan penyebaran penyakit HIV/AIDS. Dia mengingatkan, fenomena gunung es setiap kali ditemukan seorang pengidap HIV/AIDS. Hampir bisa dipastikan ada seratus orang lainnya yang telah tertular.

“Kita semua sadar tidak mungkin menghilangkan seratus persen penyakit ini. Namun sangat perlu pencegahan, agar tidak meningkat jumlah kasusnya,” tegasnya, pada peringatan Hari AIDS Sedunia oleh Forum Pencegahan dan Pengendalian (P2) HIV Perusahaan se-Kabupaten Semarang, di ruang terbuka hijau (RTH) Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Sabtu (30/11/2024) siang.

Dikatakan, jumlah pengidap HIV/AIDS yang tidak mau mengaku dan memeriksakan diri ke tempat pelayanan Kesehatan masih banyak. Dia menyebut, wilayah potensial penyebaran ada di Bergas, Bawen, dan Bandungan. Namun, hal itu tidak boleh membuat instansi dan para sukarelawan pencegahan lengah, agar tidak menyebar ke wilayah lain.

Baca Juga :  80 Peserta Lolos Pelatihan Keterampilan Gratis di Rembang

“Kita terus pererat kerja sama untuk menekan penyebarannya,” katanya lagi.

Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Semarang Puguh Wijoyo Pakuwojo menyampaikan, sampai akhir kuartal ketiga 2024, tercatat ada 1.295 kasus pengidap HIV/AIDS. Pihaknya terus menjalin kerja sama dengan Puskesmas dan lembaga swadaya masyarakat (LSM), untuk menjaring potensi pengidap baru.

“Jika ada temuan kasus, maka itu hasil kerja sama semua pihak. Kita terus berupaya mencegah, agar pada 2030 mendatang tidak ada lagi penularan, kematian, dan diskriminasi pengidap,” jelasnya.

Sepanjang Januari-Agustus 2024, lanjutnya, ditemukan 79 kasus baru. Terdiri dari 41 kasus dengan pengidap berasal dari karyawan swasta, sembilan ibu rumah tangga, sembilan buruh, enam wanita pekerja seksual (WPS), empat wiraswasta, tiga petani, tiga tidak bekerja, dan masing-masing satu orang dari kelompok sopir, guru, pelajar, dan tukang ojek.

Baca Juga :  Sambutan Hangat Perantau, Jateng Siapkan Mudik Gratis Lebih Baik Tahun 2026

Puguh juga menyebutkan, pemeriksaan Voluntary Counselling and Testing (VCT) juga terus dianjurkan di lingkungan perusahaan.

Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Endung Sulistiono mengingatkan pimpinan perusahaan, untuk melaksanakan kewajiban menjaga Kesehatan dan keselamatan para pekerja sesuai Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003, termasuk mencegah penyebaran HIV/AIDS di lingkungan perusahaan.

Pada kesempatan itu, diserahkan pula penghargaan kepada tiga perusahaan yang dinilai aktif melaksanakan edukasi dan pencegahan HIV /AIDS. Ketiganya adalah PT Apac Inti Corpora, PT USG, dan PT Sumber Bintang Rejeki.

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru