Pengguna QRIS di Jateng Terus Meningkat, Capai 7.4 Juta Terbanyak Ketiga di Indonesia

- Reporter

Senin, 2 Desember 2024 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah mencatat jumlah pengguna Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) terus mengalami peningkatan mencapai 7,4 juta hingga November 2024.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jateng, Nita Rachmenia mengatakan, pengguna QRIS di Jateng bertambah sebanyak 1,8 juta menjadi 7,4 juta pengguna sampai November 2024. Jumlah tersebut naik 41,96% dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Pengguna QRIS di Jateng mencapai 7.4 juta, bertambah 1,8 juta menjadi yang terbanyak ketiga di Indonesia. Volume transaksi juga meningkat mencapai 288,8 juta kali menjadi yang terbanyak kelima di Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Jateng Dinobatkan Pembina Kabupaten/Kota Sehat, Boyong Penghargaan Swasti Saba 2025

Ia mengatakan, merchant QRIS masih didominasi oleh UMKM sebesar 97,98 persen dengan sebaran terbanyak di Kota Semarang. UMKM terdiri dari merchant kategori Usaha Mikro (UMI), Usaha Kecil (UKI) dan Usaha Menengah (UME).

“Kinerja QRIS di Jateng kami melihat sangat baik, dan kami akan terus mendorongnya menjadikan QRIS sebagai kanal pembayaran yang memberikan kemudahan dan kecepatan bagi pengguna,” jelasnya.

Ia menambahkan, mulai tanggal 1 Desember 2024 Bank Indonesia menerapkan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk transaksi sampai dengan Rp 500.000 guna mendorong peningkatan transaksi dan belanja masyarakat sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

“Kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk keberpihakan atau konsen kami dari Bank Indonesia untuk menjadikan QRIS sebagai kanal pembayaran yang sifatnya inklusif yang digunakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan QRIS untuk memudahkan setiap transaksi digital, yang cepat dan aman baik saat belanja di pasar, membeli makanan di UMKM, di tempat wisata dan lainnya.

“QRIS merupakan sistem pembayaran yang memberikan kemudahan dan simple, namun kami tetap mengingatkan untuk menjaga dalam transaksi. Pastikan aplikasinya yang benar, nama merchantnya sesuai dan jumlah nominal uang yang dimasukan sudah sesuai harganya,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
59 Ribu Warga Jateng Keluar dari Kemiskinan, Menko Muhaimin Apresiasi Strategi Ahmad Luthfi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru