Pemprov Jateng Kembangkan Wisata Ramah Muslim, Perkuat Industri Halal Daerah

- Reporter

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mempercepat pengembangan wisata ramah muslim dan ekonomi syariah sebagai target strategis pada 2027. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan berbagai langkah telah disiapkan sejak sekarang, mulai dari penguatan industri halal, sertifikasi halal bagi UMKM, hingga penumbuhan wirausaha santri.

Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan ekosistem industri halal di berbagai sektor, antara lain dengan mendorong kewajiban sertifikasi halal untuk produk makanan, minuman, bahan baku, kosmetik, hingga barang gunaan.

Selain itu, Pemprov Jateng juga menjalankan sejumlah program pendukung seperti penumbuhan wirausaha santri (santripreneur), fasilitasi sertifikasi halal bagi Industri Kecil Menengah (IKM), serta program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berlaku hingga 17 Oktober 2026.

“Road map kita di Jawa Tengah, 2025 fokus pada infrastruktur, 2026 swasembada pangan, dan 2027 pariwisata serta ekonomi syariah. Tidak usah menunggu, sekarang sudah kita mulai,” kata Ahmad Luthfi saat menghadiri pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Syariah Jawa Tengah masa bakti 2026–2029 di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga :  Alfa Tertinggi UMP 2026 Ditetapkan, Buruh Jateng Beri Apresiasi Gubernur Luthfi

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata ramah muslim dan wisata halal yang mampu menembus pasar internasional. Ia menilai peluang pasar tersebut masih terbuka luas, terutama dari negara-negara serumpun yang memiliki kesamaan budaya dan preferensi wisata halal.

“Kita punya potensi wisata ramah muslim dan wisata halal. Jangan hanya menyasar usaha mikro dan kecil, tetapi juga menengah. Ada banyak negara serumpun yang belum tergarap,” ujarnya.

Karena itu, Pemprov Jateng mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Hipmi Syariah Jateng. Gubernur menegaskan, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan peran aktif pelaku usaha dan masyarakat.

Ketua Hipmi Syariah Jawa Tengah, Muhammad Sabiq Kamalul Haq, mengatakan, organisasinya siap mendukung upaya pemerintah memperkuat ekosistem ekonomi halal, khususnya melalui investasi dan percepatan sertifikasi halal bagi UMKM.

Baca Juga :  UMKM Jateng Nikmati KUR Rp 361,36 Triliun, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

“Ke depan kami akan membantu pemerintah menuju program wisata halal dan wisata ramah muslim 2027, termasuk dari sisi investasi maupun sertifikasi halal bagi UMKM,” katanya.

Saat ini Hipmi Syariah Jawa Tengah memiliki sekitar 50 pengurus dan 500 anggota yang tersebar di berbagai daerah. Organisasi tersebut juga menaungi sekitar 350 UMKM. Selain itu, Hipmi Syariah juga membuka akses permodalan melalui koperasi syariah bagi pesantren yang ingin mengembangkan unit usaha.

Sabiq menambahkan, pihaknya juga mendorong lahirnya wirausaha muda yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.
“Menjadi pengusaha tidak hanya mencari uang, tetapi juga harus memiliki kepedulian sosial. Social entrepreneur justru menjadi program utama kami,” ujarnya.*

Berita Terkait

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata
AMDATARA Tanam Bibit Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Jawa Tengah
KEK Kendal Moncer, Ahmad Luthfi Bidik Investor Singapura untuk Kawasan Industri Baru di Jateng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:16 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:53 WIB

Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:08 WIB

Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terbaru