Pj Gubernur Jateng Dukung Penuh Swasembada Pangan

- Reporter

Sabtu, 11 Januari 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Pertanian akan menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk merealisasikan program-program 2025. Rakor tersebut sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden RI, terkait dengan swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Rencananya, rakor pertama 2025 tersebut akan digelar di Jawa Tengah pada 15 atau 16 Januari 2025, melibatkan seluruh stakeholder dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten/ Kota, TNI, Polri, dan penyuluh pertanian.

Seusai audiensi dengan Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Jumat (10/1/2025), Tenaga Ahli Kementerian Pertanian, Pamuji Lestari mengatakan, rakor tersebut diharapkan dapat menyatukan visi, misi, dan tujuan dalam swasembada pangan secara nasional, termasuk di Jawa Tengah.

“Kita ingin berpadu sama-sama. Kebutuhannya apa, masalahnya apa, juga nanti pendataan sampai lokasi desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional sama,” katanya, di Kantor Gubernur Jateng.

Baca Juga :  Jateng Tambah Fasilitas Halal, RPH MAJT MAS Resmi Beroperasi

Pamuji menjelaskan, Jawa Tengah dipilih sebagai tempat rakor pertama terkait luas tambah tanam (LTT), karena melihat potensinya yang besar. Jawa Tengah termasuk salah satu provinsi di Pulau Jawa dengan produktivitas pangan yang tinggi.

“Potensi Jawa Tengah besar. Banyak lokasi kabupaten/ kota yang indeks pertanamannya lebih dari 300, bahkan di Sragen sampai 400,” ucap dia.

Dikatakan, swasembada pangan merupakan mandat Presiden dan menjadi program nasional. Program ini tidak hanya menjadi domain Kementerian Pertanian, tetapi juga kementerian/lembaga terkait, hingga pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Oleh karenanya, kerja sama berbagai instasi sangat penting, guna mewujudkan program tersebut.

Baca Juga :  PLN Pastikan Keandalan Listrik Nataru, DIRTRANS Tinjau Gardu Induk 150 kV Palur

Sementara, Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menyatakan, mendukung penuh upaya pemerintah untuk swasembada pangan sesingkat-singkatnya. Apalagi Indonesia merupakan negara agraris.

“Kita mendukung program swasembada pangan. Memang sudah seharusnya provinsi sampai kabupaten/kota merasa memiliki program ini,” bebernya.

Nana menyampaikan, dampak dari program Kementerian Pertanian berupa luas tambah tanam (LTT), pompanisasi, dan bantuan pupuk, juga sudah dirasakan selama 2024. Buktinya, produktivitas menjadi meningkat, dan masa panen ada yang bisa lebih dari sekali.

“Bupati dan wali kota juga harus mendukung program ini. Ini perlu diungkit agar swasembada pangan segera tercapai. Pakar dan ahli, termasuk akademisi, juga harus dilibatkan,” ucapnya.

Berita Terkait

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027
3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda
MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun
Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata
Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan
Mau Liburan Lebih Hemat? BCA tiket.com Travel Fair Hadir di BCA EXPO 2026
Jaga Harga Pangan, Bulog Semarang Gencarkan Penyaluran Beras SPHP dan Minyakita
Jateng Pacu Produksi Susu dengan Teknologi Pengatur Jenis Kelamin Anak Sapi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:46 WIB

Dari 537 Gagasan yang Masuk Pusaka Jateng, Taj Yasin: Jadi Bahan Kebijakan APBD Jateng 2027

Jumat, 11 September 2026 - 07:22 WIB

3.754 Aset Senilai Rp37,7 Miliar Dikelola Digital, BKD Jateng Luncurkan Sipanda

Rabu, 9 September 2026 - 17:43 WIB

MTQ Nasional 2026 Digelar di Jateng, Perputaran Ekonomi Ditaksir Capai Rp1,2 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 16:31 WIB

Visiting Jogja Jadi Rujukan, PKA VII Jateng Perkuat Inovasi Desa Wisata

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Batik Kalikajar Tembus Mancanegara, Kapulaga Perkuat Ekonomi Perempuan

Berita Terbaru