Jelang Lebaran, Bulog Semarang Salurkan Bantuan Pangan untuk Ratusan Ribu Penerima

- Reporter

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL – Perum Bulog Kantor Cabang Semarang resmi meluncurkan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng merek Minyakita secara serentak di seluruh Indonesia menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Untuk wilayah kerja Semarang, kegiatan launching dipusatkan di Kelurahan Brangsong, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat dari pemerintah pusat hingga daerah, di antaranya Kapusdatin Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, serta Pemimpin Cabang Bulog Semarang, Rendy Ardiansyah.

Program bantuan pangan kali ini menyasar keluarga penerima manfaat dengan penyaluran dua bulan alokasi sekaligus, yakni periode Februari dan Maret 2026. Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng Minyakita.

Pemimpin Cabang Bulog Semarang, Rendy Ardiansyah, menjelaskan bahwa khusus di Kelurahan Brangsong terdapat 728 PBP yang menerima bantuan pada hari peluncuran. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 321 penerima.

“Terjadi peningkatan jumlah penerima karena adanya penyesuaian data berbasis DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional) yang disusun oleh Badan Pangan Nasional,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Bulog Cabang Semarang akan menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah meliputi Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, Kota Semarang, dan Kota Salatiga. Total penerima mencapai 774.333 PBP dengan volume distribusi sebesar 15.486.660 kilogram beras dan 3.097.332 liter minyak goreng untuk dua bulan alokasi sekaligus.

Baca Juga :  BRI Blora Resmikan Asrama Siswa: Wujud Nyata Dukungan untuk Pendidikan

Langkah percepatan penyaluran ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang libur panjang Lebaran.

“Launching serentak ini memang sengaja dilakukan sebelum Lebaran agar harga tetap terkendali dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menyambut hari raya,” tambah Rendy.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari, mengatakan bahwa pelaksanaan launching di Kendal menjadi pusat kegiatan tingkat provinsi Jawa Tengah.

“Hari ini kita melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng secara serentak. Untuk tingkat provinsi Jawa Tengah, kita pusatkan di Desa Brangsong, Kabupaten Kendal. Selain di sini, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Cabang Pati, Surakarta, dan Kendal,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa realisasi penyaluran bantuan pangan di Jawa Tengah sejak 11 hingga 17 Maret 2026 telah mencapai sekitar 0,90 persen dan mencakup delapan kabupaten/kota. Penyaluran akan terus dimaksimalkan, meskipun akan ada jeda sementara saat Hari Raya Idulfitri.

Baca Juga :  Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Jateng & DIY Selama Libur Panjang Akhir Januari

“Setelah Lebaran, penyaluran akan kembali dilanjutkan agar seluruh target dapat terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, Kapusdatin Badan Pangan Nasional, Kelik Budiana, menegaskan bahwa program bantuan pangan ini merupakan program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Menurutnya, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk menyalurkan bantuan agar dapat langsung dimanfaatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Program ini memang direncanakan berjalan di bulan Ramadan. Harapannya bantuan ini bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama menjalankan ibadah puasa hingga Lebaran,” ujarnya.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Tengah, Sri Muniati, menambahkan bahwa alokasi bantuan pangan untuk Jawa Tengah tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Total alokasi untuk Jawa Tengah mencapai sekitar 5,07 juta keluarga penerima manfaat, meningkat dari sekitar 3 juta pada tahun 2025. Ini karena adanya perbaikan kebijakan, baik dari sisi data maupun perluasan sasaran penerima,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa peningkatan ini dipengaruhi oleh pembaruan data dari Kementerian Sosial serta perluasan kategori desil penerima bantuan.

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik.***

Berita Terkait

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata
AMDATARA Tanam Bibit Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Jawa Tengah
KEK Kendal Moncer, Ahmad Luthfi Bidik Investor Singapura untuk Kawasan Industri Baru di Jateng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:16 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:53 WIB

Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:08 WIB

Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terbaru