Korupsi BUMD Cilacap Segera Dilimpahkan, Aset Rp29,18 Miliar Disita

- Reporter

Rabu, 8 April 2026 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Tim Penyidik Koneksitas (TPK) yang terdiri dari Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (Jampidmil) dan Oditur Militer menyampaikan perkembangan terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi atas pembelian lahan Caruy di Kabupaten Cilacap oleh PT Cilacap Segara Artha (CSA) dari PT Rumpun Sari Antan (RSA).

Bertempat di Menara Kartika Adhyaksa Kejaksaan Agung, TPK juga menunjukkan barang bukti yang telah berhasil disita. Hasil penyitaan pada Kamis (2/4/2026) meliputi uang senilai Rp6,8 miliar dari saksi Tohirin, satu unit mesin pengolah gabah senilai Rp15 miliar dari Danny Yulian Saputra yang berlokasi di Klaten, serta sejumlah aset lainnya.

Aset tersebut antara lain sebidang tanah dan bangunan vila berikut Sertifikat Hak Milik Nomor Induk Bidang Elektronik 2205000000699.0 di Desa Kelusa, Gianyar, Bali. Selain itu, disita pula sebidang tanah dengan SHM Nomor 00049 seluas 860 meter persegi tertanggal 23 Juli 2018 yang berlokasi di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, serta satu unit mobil Mitsubishi Xpander warna putih mutiara senilai Rp350 juta.

Baca Juga :  Pemerintah Bersinergi Amankan Mudik Lebaran, Ratusan Ribu Personel Disiagakan

Khusus penyitaan yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, nilai barang bukti yang digunakan dalam perkara tindak pidana korupsi koneksitas ini telah mencapai Rp22.382.650.000 yang berasal dari 11 penerima aliran dana.

Dengan demikian, total hasil penyelamatan kerugian keuangan negara yang telah dititipkan pada Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) Kejaksaan RI mencapai Rp29.182.650.000.

Direktur Penindakan pada Jampidmil, Brigjen TNI Andi Suci Agustiansyah, menyatakan bahwa proses perkara ini telah memasuki tahap akhir penyidikan.

“Kami sedang melaksanakan finishing. Pada saat pelaksanaan penyidikan juga dilakukan penelusuran aset serta audit tambahan dari BPK RI. Untuk tahapan ini, Tim Penyidik Koneksitas pada Senin (6/4) hingga Jumat (17/4) akan ke Semarang untuk menindaklanjuti proses,” ungkap Andi.

Ia menegaskan bahwa tim penyidik dan penuntutan tetap solid dalam menangani perkara yang termasuk kategori penting dalam ranah koneksitas militer tersebut. Pihaknya berharap dukungan dari seluruh unsur terkait, termasuk Kasubdit Koneksitas dan tim penuntutan, agar proses penyelesaian perkara dapat berjalan tepat waktu.

Baca Juga :  Menko Polkam Dorong Prajurit Kostrad Kuasai Teknologi dan Dekat Rakyat

“Mudah-mudahan akhir bulan ini dapat kita serahkan tepat waktu. Dalam minggu ini bersama BPK RI kami juga akan ke Semarang untuk tahap finishing, termasuk penyitaan aset,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah telah menyita sejumlah barang bukti dengan nilai lebih kurang Rp22.382.650.000 yang berasal dari 11 penerima aliran dana.

Adapun potensi penyitaan aset yang akan dilakukan ke depan antara lain satu unit kendaraan roda empat Toyota Lexus senilai Rp1,6 miliar dari tersangka berinisial WP, satu unit Mini Cooper senilai Rp2 miliar, satu unit Land Cruiser senilai Rp2,663 miliar, satu unit Toyota Alphard senilai Rp1,169 miliar, satu unit Toyota Avanza senilai Rp263 juta, serta satu unit mobil listrik senilai kurang lebih Rp4 miliar. Selain itu, terdapat pula aset berupa lahan kandang ayam dan rumah kos-kosan.

“Mudah-mudahan penyitaan aset ke depan tidak ada kendala sehingga berjalan lancar,” ujar Andi menutup keterangannya di Kejaksaan Agung, Kamis (2/4/2026).***

Berita Terkait

Jateng Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik Nasional
Djamari Chaniago Ajak Pemda Perkuat Persaingan Positif demi Indonesia Maju
Menguatkan Literasi dari Timur Indonesia, PNM Hadir di Pulau Rinca NTT
Serapan BULOG Nasional Tembus 3 Juta Ton, Semarang Realisasikan 51.702 Ton Setara Beras
2.570 Lentera Waisak Menghias Langit Borobudur, Simbol Perdamaian dan Toleransi
Menko Polkam ke Forkopimda Sulawesi: Bangun Daerah dengan Soliditas dan Sinergi
Menko Polkam Ingatkan Praja IPDN Jangan Takut Menyampaikan Kebenaran kepada Pimpinan
Djamari Chaniago Minta Insan Kejaksaan Jaga Integritas dan Profesionalisme

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:28 WIB

Jateng Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:03 WIB

Djamari Chaniago Ajak Pemda Perkuat Persaingan Positif demi Indonesia Maju

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:47 WIB

Menguatkan Literasi dari Timur Indonesia, PNM Hadir di Pulau Rinca NTT

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:03 WIB

Serapan BULOG Nasional Tembus 3 Juta Ton, Semarang Realisasikan 51.702 Ton Setara Beras

Senin, 1 Juni 2026 - 08:58 WIB

2.570 Lentera Waisak Menghias Langit Borobudur, Simbol Perdamaian dan Toleransi

Berita Terbaru