Sosialisasi MBG, Edy Wuryanto Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Luas

- Reporter

Rabu, 22 April 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sejak dini. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi MBG yang digelar di Universitas Muhammadiyah Semarang, Sabtu (18/4).

Dalam pemaparannya di hadapan mahasiswa, Edy Wuryanto menyampaikan apresiasi terhadap program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai program ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing melalui pemenuhan gizi yang optimal.

“Program Makan Bergizi Gratis ini bukan hanya tentang pemenuhan gizi, tetapi juga tentang masa depan bangsa. Kita semua punya peran untuk memastikan program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Kunjungi Pengungsi di Tegal, Luthfi Pastikan Relokasi Gratis dan Tepat Sasaran

Edy menjelaskan bahwa MBG tidak hanya menyasar anak-anak usia sekolah, tetapi juga ibu hamil dan kelompok rentan lainnya. Menurutnya, pemenuhan gizi pada kelompok tersebut merupakan kunci dalam mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Lebih lanjut, ia menyoroti dampak luas program MBG terhadap perekonomian daerah. Dengan melibatkan petani, nelayan, koperasi, serta pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan pangan, program ini dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi dan memperkuat kemandirian pangan nasional.

Baca Juga :  Wujudkan Generasi Sehat, MBG Kembali Disosialisasikan di Kabupaten Purworejo

“Program ini memberikan peluang besar bagi masyarakat. Selain meningkatkan gizi, MBG juga menggerakkan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha dan pemanfaatan sumber daya daerah,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan generasi muda, untuk turut berperan aktif dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara DPR RI dan pemerintah dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang, sekaligus memperkuat komitmen bersama menuju Indonesia yang sehat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.***

Berita Terkait

Awal Tahun Penuh Bencana, Jateng Catat 162 Kejadian hingga April
Warga Pesisir Demak Dapat 20 Rumah Apung dari Pemprov Jateng, Upaya Adaptasi Dampak Rob
TMMD 2026 Dimulai, Pemprov Jateng Siapkan Rp33,2 Miliar untuk Desa
Lepas Kloter Awal Haji, Wagub Jateng Tekankan Tiga Pesan Penting
Kasus Keracunan MBG Demak, Wagub Minta Penguatan Pengawasan Distribusi Makanan Bergizi
Talkshow Hari Kartini, Ning Nawal Serukan Perempuan Jateng Berdaya dan Berintegritas
MTQ Nasional 2026 Siap Digelar di Jateng, Ini Agenda Lengkapnya
Ngumpulke Balung Pisah, Momentum Konsolidasi Nahdliyin Bangun Jawa Tengah

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:31 WIB

Awal Tahun Penuh Bencana, Jateng Catat 162 Kejadian hingga April

Rabu, 22 April 2026 - 18:10 WIB

Warga Pesisir Demak Dapat 20 Rumah Apung dari Pemprov Jateng, Upaya Adaptasi Dampak Rob

Rabu, 22 April 2026 - 17:43 WIB

TMMD 2026 Dimulai, Pemprov Jateng Siapkan Rp33,2 Miliar untuk Desa

Rabu, 22 April 2026 - 06:34 WIB

Lepas Kloter Awal Haji, Wagub Jateng Tekankan Tiga Pesan Penting

Selasa, 21 April 2026 - 15:51 WIB

Kasus Keracunan MBG Demak, Wagub Minta Penguatan Pengawasan Distribusi Makanan Bergizi

Berita Terbaru